Buntut Sentilan di Paripurna, Fraksi PPP Dorong Pimpinan Eksekutif Perbaiki Komunikasi Politik

Wagub Jabar Erwan Setiawan
Wagub Jabar Erwan Setiawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketua Fraksi PPP DPRD Jabar Zaini Shofari turut bersuara terkait peristiwa di Rapat Paripurna, Kamis (19/6). Menurutnya, para pimpinan eksekutif perlu memperbaiki komunikasi politik yang sehat.

Itu terkait sentilan yang sempat dilakukan Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan, terhadap Sekda Jabar Herman Suryatman. Hal itu mestinya tidak terjadi, para pimpinan eksekutif mestinya harmonis.

Zaini menguraikan, ketiga pimpinan itu adalah satu kesatuan eksekutif. Gubernur dan Wakil Gubernur adalah satu paket. Mereka dibantu oleh satu Sekda. Ketiganya punya peran setrategis dalam roda eksekutif.

Baca Juga:Jadi Jantung Interkoneksi Pariwisata se-Jawa Barat, Aktifasi Bandara Husein Tinggal Tunggu Persetujuan Pemerintah PusatTerlibat Korupsi Penyediaan Barang dan Jasa, Kejari Kota Bandung Tetapkan Mantan Dirut PT MUJ sebagai Tersangka!

Gubernur dan Wakil Gubernur adalah satu paket kepala daerah. Sementara Sekda memiliki peran teknokratis yang vital dalam merumuskan dan mengevaluasi kebijakan daerah. Termasuk mengoordinasikan kerja-kerja organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sentilan itu nampaknya sedang ada persolan komunikasi politik,” jelasnya.

Zaini melanjutkan, ketiganya harus berjalan harmonis. Agar visi besar pembangunan Jawa Barat bisa berjalan dan tercapai dengan baik.

Mestinya ketiganya tidak perlu saling senggol. “Sekda punya peran menyusun kebijakan, membantu kepala daerah. Tak perlulah sampai seolah-olah mencari panggung atau sejajar secara politik dengan gubernur dan wakil gubernur,” cetusnya.

Menurut Zaini, insiden sentilan Wagub terhadap Sekda tak perlu dibaca secara berlebihan. Hal tersebut justru menjadi pengingat bahwa komunikasi politik di lingkungan eksekutif perlu diperkuat.

“Kalau baik, maka pesan-pesan pemerintahan bakal baik juga. Tapi kalau tidak bagus, ya bakal tersumbat,” cetusnya.

Zaini berharap masalah itu segera tuntas. Artinya tidak perlu sampai berlarut-larut. Masalah itu juga masih bisa diperbaiki, dan penyelesaiannya juga cukup dilakukan di internal. Tak perlu diumbar berlebihan ke publik.

Sebelumnya, aksi saling sentil memang tengah terjadi di Rapat Paripurna, Kamis (19/6). Wakil Ketua DPRD Jabar M.Q. Iswara mempertanyakan keseriusan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kepala dinas dalam melaporkan kinerja. Karena banyak dari mereka yang mangkir dari Rapat Paripurna.

Baca Juga:Pemkot Bandung Masih Bungkam Soal Dugaan Jual Beli Kursi SPMB 2025 di SMP, Ini Pembelaannya!Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Kadin: Kepastian Hukum Kunci Investasi!

Iswara sedikit geram dengan banyaknya kepala OPD yang tidak hadir. Begitu juga dengan perwakilan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk Sekda Jabar Herman Suryatman yang ikut absen.

0 Komentar