Mengenai aspek kualitas dan keamanan produk, Direktur Fitrah memberikan jaminan penuh. Ia memaparkan bahwa air yang diproduksi telah melalui serangkaian uji laboratorium yang sangat ketat sesuai standar kesehatan yang berlaku.
Proses produksinya, mulai dari sumber air, penyaringan, hingga pengemasan, dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kemurnian dan kebersihannya. “Dari sisi kesehatan dan legalitasnya sudah aman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fitrah mengungkapkan visi perusahaan tidak hanya berpuas diri melayani pasar lokal. “Semoga, produksi kita ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Banjar. Kita juga berupaya untuk pemasarannya telah menjangkau daerah lain,” katanya menambahkan.
Baca Juga:Kawasan Padalarang Bakal Ditata Ulang, Hadirnya Fly Over Bakal Urai Kemacetan?Tim Hukum Ridwan Kamil Siapkan 4 Poin Eksepsi Lawan Lisa Mariana
Upaya ekspansi pemasaran ke wilayah sekitar Kabupaten/Kota tetangga telah dirintis sebagai strategi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat posisi usaha milik daerah ini.
Peluncuran Tirta Anom Banjar (TAB) ini bukan sekadar menambah varian produk air kemasan di pasaran, melainkan sebuah ikhtiar konkret Pemkot Banjar melalui BUMD-nya untuk memberikan pelayanan terbaik, meningkatkan kemandirian ekonomi daerah, dan membangun kebanggaan akan produk asli Banjar yang berkualitas tinggi.
“Keberhasilan produk ini ke depan sangat bergantung pada dukungan dan kepercayaan seluruh lapisan masyarakat Kota Banjar,” katanya. (CEP)
