Saat ini, kami menindaklanjuti laporan terbaru terkait penipuan lanjutan yang mengatasnamakan proses pengembalian dana dari aplikasi Next 15. Beredar kabar bahwa jika Anda “mengikat” rekening bank Anda, dana bisa secara otomatis ditarik kembali oleh pihak Next 15. Faktanya, hal tersebut tidak benar.
Kesalahpahaman ini sering muncul karena ketidaktahuan soal keamanan data dan teknologi. Perlu diketahui bahwa nomor rekening tidak bisa diakses atau diretas begitu saja. Peretasan umumnya terjadi karena korban mengklik tautan (link) berbahaya, bukan karena rekening mereka “terhubung” ke aplikasi tertentu.
Sebagai contoh, salah satu korban Next 15 di sebuah grup WhatsApp pernah diarahkan ke sebuah link untuk melakukan “pengembalian jaminan”. Dalam prosesnya, korban diminta membayar sejumlah uang agar dananya bisa dikembalikan. Ia sempat bertanya apakah harus melanjutkan atau tidak. Sayangnya, ia tetap mengikuti instruksi, dan kini mengaku akunnya diretas. Meskipun sudah mengganti PIN dan mendapatkan kode verifikasi, dananya tetap hilang.
Baca Juga:10 Rekomendasi Biji Kopi dan Kopi Bubuk Terbaik di Indonesia Plus Tips Memilihnya7 Jenis Kopi Terbaik Asal Indonesia yang Mendunia
Ini menjelaskan bahwa saat mengklik link mencurigakan, biasanya Anda akan diminta memasukkan kode OTP (One-Time Password). Kode OTP tidak boleh dimasukkan di sembarang situs. Kode tersebut hanya boleh dimasukkan di aplikasi resmi atau situs yang terpercaya. Jika Anda diminta memasukkannya ke situs yang tidak dikenal, besar kemungkinan itu adalah bentuk peretasan.
Kasus serupa juga terjadi pada dua orang lainnya yang menghubungi saya secara pribadi. Mereka diminta mengklik tautan yang mengarah ke situs bernama ZC Mob (atau yang sejenis), lalu diminta membayar untuk proses pengembalian dana. Artinya, korban telah tertipu dua kali—pertama saat ikut skema ponzi, dan kedua saat mencoba “mengembalikan” dana melalui penipuan baru.
Inilah yang membuat saya tegaskan: jangan lagi percaya pada skema ponzi maupun pihak yang mengaku bisa membantu mengembalikan uang Anda. Pelaku-pelaku di balik ponzi seperti ini sudah terorganisir dengan baik dan penuh tipu daya. Mereka tidak akan mudah dikalahkan, apalagi jika Anda mencoba “membalas dendam” atau mengejar dana Anda kembali. Mereka memiliki banyak strategi untuk menipu lebih dalam.
