AHY Sebut, Keberadaan Pembangunan Infrastruktur Harus Multifungsi

Pembangunan Infrastruktur adalah program penting yang setiap tahun harus dilakukan pemerintah Indonesia.
Pembangunan Infrastruktur adalah program penting yang setiap tahun harus dilakukan pemerintah Indonesia.
0 Komentar

JABAREKSPRES – Pembangunan Infrastruktur adalah program penting yang setiap tahun harus dilakukan pemerintah Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, dalam pelaksanaannya dibutuhkan sinergitas antara sipil dan militer.

‘’Ini dilakukan untuk menjaga stabilitas negara, dan antara sipil dan militer keduanya memiliki kepentingan sama untuk fasilitas infrastruktur itu,’’ ujar Agus dalam konferensi pers di Seko TNI, Kota Bandung, dikutip, Rabu, (18/06/2025).

Baca Juga:Recana Pembangunan Hotel Fox Lite Kota Bekasi Segera Dilaksanakan, Perizinan Sudah Lengkap!inDrive Bagi-bagi Hadiah Tiap Minggu Begini Caranya!

Pada kesempatan itu, AHY menggelar diskusi dengan 112 perwira siswa dari berbagai matra TNI serta delapan peserta yang berasal dari negara sahabat.

Menurut AHY pembangunan infrastruktur bukan hanya bersifar fisik namun menyentuh aspek sumber daya manusia.

Selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi,. Pembangunan Infrastruktur juga bisa dipergunakan untuk kepentingan militer.

‘’Kita lihat keberadaan pelabuhan, bandara, jalan tol, semuanya bisa digunkan untuk kepentingan sipil dan militer,’’ ujar AHY.

Dalam pelaksanaannya, TNI memiliki kesiapan penuh untuk membantu dalam mewujudkan pembangunan dan menjaga keberadaan fasilitas fital infrastruktur di Indonesia.

Menurtnya, di era moder ini berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri sudah semakin komplek sehingga memerlukan strategi.

‘’Strategi yang dilakukan adalam pembangungan infrastrtur yang multifungsi, yaitu untuk keperluan pertahanan dan logistik’’ ujar AHY.

Baca Juga:DFSK Super Cab Berikan Keuntungan untuk Pelaku UsahaSuper Cab Solusi Kendaraan Pick Up untuk Pelaku Usaha

Dalam perkembangan teknologi, penggunaan Artificial Intelegent bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Termasuk untuk pertahanan dan keamanan.

“Kalau dulu kekuatan diukur dari jumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista), sekarang AI bisa menjadi game changer. Tapi tetap, prajurit harus terus dilatih agar tangguh di segala medan,” kata AHY.

Dalam era modern, AHY menekankan kerangka pberpikir yang dinamis, Namun yang terpenting membangun komunikas sinergi lintas sektoruntuk masa depan pertahanan dan pembangunan nasional.

‘’Ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat Indonesia meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa,’’ tandas AHY. (yan).

0 Komentar