- Ikon Raja Ampat Wayag
Wayag merupakan salah satu ikon utama Raja Ampat. Gugusan batu karang yang tertutup vegetasi hijau, berpadu dengan laut biru yang jernih, menyajikan panorama yang benar-benar memukau. Keindahan Wayag telah membawa nama Raja Ampat mendunia. Berfoto dengan latar belakang lanskap Wayag sudah menjadi agenda wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke sini.
- Desa Arborek
Desa Arborek adalah destinasi wisata budaya sekaligus spot diving yang sangat menarik. Jika kamu ingin berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal sambil menikmati keindahan alam, pulau ini wajib dikunjungi. Warga Desa Arborek terkenal dengan keramahan dan senyuman hangat mereka. Mereka akan menyambut setiap tamu dengan tangan terbuka. Namun, satu hal yang perlu diingat: berhati-hatilah agar tidak “tercuri hati” oleh ketulusan penduduk desa ini.
- Pasir Timbul
Raja Ampat memang sudah indah, tetapi kehadiran Pasir Timbul menambah keajaiban tersendiri. Terletak di dekat Pulau Mansuar, lokasi ini berupa gundukan pasir putih yang hanya muncul saat air laut surut, membentuk semacam pulau kecil. Inilah momen terbaik untuk berfoto, bermain air, dan menikmati sensasi menjejakkan kaki di “pulau sementara” sebelum kembali tersapu air laut saat pasang.
Baca Juga:Inilah Beberapa Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kasus Proyek Tambang Nikel Raja AmpatPilihan 7 HP Samsung Termurah 2025 dengan Spesifikasi Mantap dan Harga Ramah di Kantong
- Desa Sawandarek
Desa wisata Sawandarek menghadirkan kearifan lokal yang kuat serta keceriaan warga yang tulus. Mengunjungi desa ini bisa membuatmu merasa betah dan enggan pulang. Selain keramahan penduduknya, di sekitar kampung ini juga terdapat berbagai spot menarik untuk menikmati keindahan terumbu karang khas Raja Ampat. Bahkan dari dermaganya saja, kamu sudah bisa melihat pemandangan bawah laut yang menakjubkan.
- Desa Sawinggrai
Jika kamu ingin melihat langsung burung cenderawasih, hewan endemik Papua, maka Desa Sawinggrai adalah tujuan yang tepat. Untuk dapat menyaksikan burung cenderawasih di habitat aslinya, kamu perlu bangun lebih awal, mengenakan pakaian tertutup seperti celana panjang dan sepatu, serta menjaga ketenangan agar tidak mengganggu lingkungan sekitar. Meskipun tidak selalu berhasil melihat burung cenderawasih, kamu tetap akan disuguhkan panorama alam yang memukau dan keramahan warga desa yang menyejukkan hati.
