Mangkrak dan Makan Korban, Proyek Drainase Rancaekek Bikin Warga Resah

Seorang pria paruh baya sedang berjalan di jembatan kayu untuk menyebrangi saluran air yang sedang dilakukan proyek normalisasi drainase di wilayah Desa Rancaekekwetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Seorang pria paruh baya sedang berjalan di jembatan kayu untuk menyebrangi saluran air yang sedang dilakukan proyek normalisasi drainase di wilayah Desa Rancaekekwetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Anak-anak pernah ada yang terjatuh. Korbannya masih anak warga RW09, ibunya bernama Lala, anaknya jatuh ke selokan. Untung ketahuan, jadi bisa langsung diselamatkan,” terangnya.

Iwan mengkhawatirkan, kondisi drainase yang terbuka dan terbengkalai dapat menimbulkan korban lain, terutama ketika hujan turun membuat debit air meningkat.

Dia memaparkan, tujuan awal proyek yakni sebagai upaya mengatasi banjir, sehingga pembongkaran dilakukan untuk normalisasi. Tapi setelah dibongkar, tak ada kejelasan kapan diselesaikan.

Baca Juga:Operasi Besar Liverpool, Incar Florian Wirtz dan Milos Kerkez Demi Era Baru SlotHeboh! Dugaan Pungli SPMB di Kota Bandung, Per Kursi Dihargai Rp8 Juta

“Banjir tetap naik airnya, bahkan jembatan kayu yang dibuat warga sempat mengambang terbawa arus,” beber Iwan.

“Harapan ya bisa segera dituntaskan, direalisasikan sampai selesai. Jangan hanya dibongkar, tapi harus ada penyelesaian,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar