JABAR EKSPRES – Korban Aplikasi Next 15 yang mengalami kerugian besar karena aplikasi tesebut scam, kini berbondong-bondong beralih ke aplikasi lain.
Tidak hanya satu aplikasi, melainkan beberapa aplikasi menjadi pilihan para korban investasi bodong tersebut. Aplikasi-aplikasi tersebut seperti OMC, Risetcar, EV Global, Duex dari Global Investment, NITG, Growth Fund dan beberapa lagi lainnya.
Alasannya beragam, ada yang mencari aplikasi lain untuk balas dendam dengan mendaftar paling cepat agar bisa lebih cepat juga balik modalnya, ini disebutnya untuk pengganti modal yang pernah hilang di Next 15.
Baca Juga:Apakah Masih Ada Peluang Uang Korban Aplikasi Next 15 KembaliCurhatan Korban Aplikasi Next 15 di Sosial Media, Ada yang Pasrah, Ada yang Nekad Mau Ontrog ke London
Ada juga yang hanya penasaran ingin mencoba lagi, karena merasa sudah gagal di Next 15 sehingga mendapat pelajaran untuk menerapkan cara yang berbeda ke aplikasi lain.
Namun intinya tetap sama, yakni mencoba peruntungan mencari profit dari aplikasi ponzi dengan memanfaatkan janji-janji manis dari aplikasi.
Banyak yang menjadikan aplikasi-aplikasi investasi ilegal seperti ini sebagai bisnis, mereka mencari peluang pada aplikasi-aplikasi baru yang masih mau memberikan keuntungan besar.
Padahal sesungguhnya hal tersebut adalah umpan, agar semakin banyak orang baru yang tergiur untuk bergabung. Atau agar para anggota tergiur untuk mendepositkan uangnya lebih besar karena iming-imng keuntungan yang besar pula.
Polanya selalu sama, semakin banyak deposit yang masuk maka peluang profitnya juga semakin besar.
Bagi pemain ponzi, pasti sudah sangat hafal dengan pola tersebut, apalagi yang mengincar bonus perekrutan anggota baru atau promo event, biasanya sudah langsung jadi leader, karena memiliki anak buah.
Lalu bagaimana dengan pemain baru, yang belum paham dengan permainan ponzi. Maka hanya akan dijadikan tumbal, dikeruk semua uangnya untuk mengamankan posisi upline-nya.
Baca Juga:Sakit Kepala Setelah Makan Daging, Jangan-jangan Kolesterol Naik, Ini Ciri-cirinyaHari Ini Aplikasi NEXT 15 AD SCAM Total, Leader dan Admin Kompak Menghilang
Jadi apakah beralih dari aplikasi Next 15 ke aplikasi ponzi lain akan lebih aman? jawabannya tentu tidak. Aplikasi ponzi apapun tidak direkomendasikan untuk bisnis investasi.
Meski menguntungkan, namun mengorbankan orang lain. Dan semua bisnis investasi ilegal ini hanya memperkaya bandar ponzi, dimana uang masyarakat Indonesia mengalir deras ke para scammer bandar ponzi yang diduga mengendalikan operasinya dari luar negeri seperti Kamboja dan Myanmar.
