Antusiasme Warga Tinggi, Transjabodetabek Bogor-Blok M Catat 6.000 Penumpang Harian

Suasana penaikan penumpang Transjabodetabek P11 Bogor-Blok M di Halte Cidangiang, Baranangsiang, Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Suasana penaikan penumpang Transjabodetabek P11 Bogor-Blok M di Halte Cidangiang, Baranangsiang, Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jasa layanan moda transportasi Transjabodetabek P11 rute Bogor-Blok M terbukti mulai menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat yang hendak ke Jakarta maupun sebaliknya.

Pasalnya, sejak hari pertama diluncurkan oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung pada Kamis (5/6), keberadaan Transjabodetabek P11 cukup memantik antusiasme masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menyebut jumlah lonjakan penumpang pada Transjabodetabek P11 terus meningkat di momentum hari libur kemarin.

Baca Juga:Soal Dugaan Perselingkuhan ASN di Kabupaten Bogor, Kadisdik: Masih Diminta Keterangan!Dibuka Gubernur, Manunggal Leadership Retret Jawa Tengah Diikuti 438 Peserta!

Tercatat pada hari pertama operasional TransJabodetabek jumlah penumpang mencapai 1.230. Sedangkan hari berikutnya, Jumat (6/6) jumlah penumpang mencapai 3.161 orang.

Kemudian pada Sabtu (7/6) jumlah penumpang mencapai 4921 orang, dan Minggu (8/6) mencapai 5029 orang.

“Jumlahnya terus meningkat, bahkan hari Senin (9/6) kemarin sampai 6096 penumpang, ” kata Marse kepada Jabar Ekspres, Selasa (10/6) Sore.

Terpisah, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menuturkan tingginya animo masyarakat perlu juga diantisipasi pada hari kerja. Ia juga mengimbau agar masyarakat pengguna kendaraan pribadi beralih ke TransJabodetabek.

“Karena kita tidak mengambil pangsa penumpang yang biasa menggunakan bis yang sudah ada, tidak juga mengambil pangsa mereka yang naik KRL, tetapi justru membuka peluang bagi mereka yang naik kendaraan pribadi lewat Jagorawi untuk naik TransJabodetabek,” tuturnya.

Dedie menjelaskan, awal mula hadirnya Transhabodetabek P11 Bogor – Jakarta ini berawal dari pembicaraan dirinya dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung saat mengikuti Retreat di Magelang.

Saat itu, dirinya menyampaikan data-data terkait jumlah kendaraan di Tol Jagorawi dari arah Bogor-Jakarta ataupun sebaliknya, sehingga perlu diurai menggunakan transportasi massal yang layanannya sama seperti di Jakarta.

Baca Juga:Rizky Ridho Cedera Hamstring, Siapkah Timnas Indonesia Hadapi Jepang?Persib Nego Duo Brasil, Malut United Gigit Jari?

“Saya sampaikan keinginan kita Transjabodetabek ini menggunakan TransJakarta bisa masuk Bogor. Kita tau angkutan Bogor-Halim hanya 40 menit dengan armada yang bagus. Kemudian di Jakarta ada LRT serta MRT, tapi ketika masuk Bogor belum ada layanan itu. Sehingga kita juga ingin merasakan layanan transportasi yang sama seperti di Jakarta, di Bogor sudah ada BisKita dan jumlah akan kita tambah, sehingga kehadiran TransJabodetabek ini sebagai penambahan layanan trayek dan rute menuju Jakarta,” bebernya.

Ia menambahkan, guna meningkatkan kenyamanan pengguna Transjabodetabek, dirinya sudah meminta kepada Dishub Kota Bogor untuk melakukan penyesuaian sarana dan prasarana.

0 Komentar