Alhasil selain menggantikan posisi Edo Febriansyah, pemilik kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh itu bisa menggantikan peran Kocijan.
2. Dewangga Punya Jam Terbang di Level Internasional Sesuai Kebutuhan Bojan
Target bersaing di kompetisi Asia musim depan menjadikan pemain baru Persib secara kualitas harus di atas standar liga domestik. Pengalaman tampil di ajang internasional pun ada pada Alfeandra Dewangga.
Jam terbang Dewa di panggung internasional bukan bersama klub melainkan di timnas Indonesia. Ia pernah menjadi andalan tim Garuda era kepelatihan Shin Tae-yong baik tim kelompok umur maupun tim senior.
Baca Juga:Prediksi Jepang vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia: Peluang Tim Garuda Curi PoinAdu Statistik Cyrus Margono vs Igor Rodrigues, Diisukan Jadi Suksesor Kevin Mendoza di Persib
Dewangga juga bagian skuad Indonesia U-23 peraih medali perunggu Sea Games 2022 dan medali emas Sea Games 2024. Sementara jumlah caps-nya bagi timnas senior ialah 14 penampilan sejak debut pada 25 November 2021, termasuk tampil di AFF 2020.
Persib Bandung akan kembali berkompetisi di AFC Champions League Two (ACL 2) musim depan. Bergabungnya Dewangga jelas keuntungan bagi juara bertahan Liga 1 karena punya tambahan pemain muda namun telah berpengalaman.
3. Rekam Jejak Riwayat Cedera Dewangga Minim
Ramai pemain silih berganti masuk ruang perawatan Persib akibat cedera musim lalu. Beruntung kedalaman skuad dan kualitas pemain yang merata membuat Marc Klok cs mampu tampil konsisten sampai akhirnya juara Liga 1.
Bojan Hodak mengakui badai cedera merupakan tantangan timnya dalam keberhasilan menjuarai liga. Namun jelas keberadaan pemain non-injury prone akan sangat membantunya lebih mudah menerapkan strategi dan formasi.
Mendatangkan Dewangga pun sangat ideal jika Bojan mencari pemain dengan riwayat minim cedera. Pemain berkaki dominan kiri ini termasuk jarang mengalami cedera semasa memperkuat PSIS.
Bahkan Dewa hanya absen sekali karena cedera selama dua musim terakhir Liga 1, demikian menyitat dari Transfermakt. Di liga musim lalu pun ia absen dalam delapan laga Laskar Mahesa Jenar bukan karena cedera, melainkan akumulasi kartu kuning dan tidak masuk skuad.
