10 Amalan Sunah Sholat Idul Adha Sesuai Tuntunan

ILUSTRASI pulang sholat Idul Adha dengan memilih jalan yang berbeda. (Instagram @cottoninch_)
ILUSTRASI pulang sholat Idul Adha dengan memilih jalan yang berbeda. (Instagram @cottoninch_)
0 Komentar

9. Mengajak Wanita atau Anak-Anak ke Tempat Salat Id

Mayoritas ulama berpendapat bahwa salat Iduladha adalah sunah muakadah. Rasulullah pun memerintahkan wanita atau anak-anak tetap ikut ke tempat salat untuk mendengarkan khotbah di pinggir lapangan tempat salat. Hal ini menunjukkan bahwa salat Iduladha memiliki keutamaan dalam sisi khotbah yang disampaikan. Jadi, walaupun wanita sedang berhalangan salat, mereka tetap disunahkan untuk mendengarkan khotbahnya.

10.  Silaturahmi

Setelah menunaikan salat Iduladha, umat Islam dianjurkan untuk saling mengunjungi, mengucapkan selamat, serta berbagi kebahagiaan melalui hidangan kurban. Sunah ini mencerminkan nilai luhur ajaran Islam dalam membangun persaudaraan dan memperkukuh hubungan sosial, sebagaimana firman Allah:

“… dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
(QS. An-Nisa: 1)

Baca Juga:Jual Uang 75 Ribu di Paltform Ini Bisa Laku Rp99 JutaTernyata Ini Kopi yang Paling Aman Untuk Lambung

Dengan berkumpul bersama keluarga, kerabat, tetangga, hingga sahabat, hubungan emosional antarindividu pun makin erat. Hal ini akan mengikis rasa permusuhan dan memperbanyak kasih sayang di tengah masyarakat.

Segala peringatan hari raya dalam Islam adalah waktu yang baik untuk menampakkan rasa syukur dan kebahagiaan. Nabi Muhammad Saw mencontohkan umatnya untuk menunjukkan wajah ceria, berpakaian rapi, dan berbagi kegembiraan dengan sesama di hari raya.

“Sesungguhnya di setiap umat ada hari raya, dan ini (Iduladha dan Idulfitri) adalah hari raya kita.” (HR Bukhari dan Muslim)

Bahkan, Rasulullah pernah membiarkan dua gadis kecil bernyanyi di rumah beliau untuk menunjukkan bahwa hari raya adalah waktu untuk kegembiraan yang mana dibolehkan dalam Islam.
Keceriaan ini pun tak hanya mencerminkan rasa syukur atas nikmat Allah, tetapi juga menularkan semangat positif kepada orang lain.

 

0 Komentar