JABAR EKSPRES – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan, yaitu puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Kedua puasa ini dikenal memiliki keutamaan luar biasa, bahkan disebutkan dapat menghapus dosa selama satu hingga dua tahun.
Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah?
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, dua hari sebelum Idul Adha.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tinggi Rp36.000 Jadi Rp1.995.000 per GramTips Jaga Kesehatan Baterai atau Battery Health iPhone Agar Tidak Cepat Habis
Sedangkan puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha.
Kedua puasa ini disunnahkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.
Idul Adha sendiri pada tahun 2023 jatuh pada Kamis, 29 Juni (10 Dzulhijjah 1444 H), sehingga puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan pada 27 dan 28 Juni.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar, disebutkan:
صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين
“Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun.”
Hadits ini memang sempat diperdebatkan keabsahannya karena memuat seorang perawi yang dianggap lemah.
Namun menurut Alhafiz Kurniawan, Wakil Sekretaris LBM PBNU, walaupun hadits tersebut dipermasalahkan, terdapat banyak dalil lain yang menguatkan anjuran untuk memperbanyak amal saleh, termasuk puasa sunnah, pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Dalil Keutamaan Beramal di 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga:Daftar Harga Emas di Pegadaian: Update Harga Antam, UBS, dan Galeri24 pada 4 Juni 2025Update Harga Uang Kuno Koin dan Kertas Terbaru Juni 2025, Ini Tempat Jual Belinya di Indonesia
“Tidak ada hari lain yang disukai Allah untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya pada) sepuluh hari ini.”
(HR At-Tirmidzi)
Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah daripada sepuluh hari Dzulhijjah, bahkan lebih utama daripada jihad, kecuali orang yang berperang dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan apa pun.”
Keutamaan Khusus Puasa Arafah
Bagi yang tidak berhaji, puasa Arafah sangat dianjurkan. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun; satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.”
(HR Muslim)
Keutamaan ini menunjukkan betapa besar pahala yang Allah SWT berikan bagi orang-orang yang berpuasa dengan ikhlas pada hari Arafah.
