Update! Korban Tewas Longsor Gunung Kuda Cirebon Capai 7 Orang

BPBD Cirebon evakuasi korban tewas tertimbun longsor Gunung Kuda/Foto: Radar Cirebon
BPBD Cirebon evakuasi korban tewas tertimbun longsor Gunung Kuda/Foto: Radar Cirebon
0 Komentar

JABAR EKSRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, hingga saat ini masih melalukan pencarian korban longsor di area tambang batu kapur Guung Kuda.

Sejumlah alant berat diturunkan agar proses pencarian korban lebih cepat.

Hingga pukul 15.03 WIB, BPBD Cirebon berhasil menemukan sebanyak 7 orang. Namun semuanya berada dalam kondisi tak bernyawa.

Sementara itu, 5 orang korban selamat saat ini sudah dibawa ambulans ke rumah sakit terdekat, guna mendapat pertolongan medis lebih lanjut.

Baca Juga:Dua Lansia WBP Lapas Narkotika Bandung Dapat Remisi KhususBalai Kota Bogor Hadirkan Pameran Pakwan Pajajaran Ungkap Sejarah dan Kemajuan Budaya Sunda

Sebelumnya, peristiwa longsor kembali menerjang area pertambangan batu kapur Gunung Kuda, di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5) sekitar pukurl 10.20 WIB.

Puluhan orang dan sejumlah kendaraan berupa truk dan alat berat, dilaporkan tertimbun material longsor.

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih mencari korban lain. Dia juga menduga ada korban yang masih tertimbun.

Sebab di lokasi ada backhoe hingga truk. Tetapi sopir kendaraan belum ditemukan.

“Kita menduga masih ada yang tertimbun. Di samping saya ada mobil, sopirnya gak ada. Sopir backhoe juga nggak ada.”

Meski demikian, Faozan, belum berani memastikan terkait jumlah korban yang tertimbun.

“Untuk jumlah yang tertimbun, masih simpang siur, karena kami belum dapat laporan orang hilang dan saksi mata juga belum ketemu,” kata dia.

Baca Juga:Disnaker: Jika Ijazah Ditahan Perusahaan, Segera Lapor!Update Longsor Gunung Kuda Cirebon: 4 Tewas, 5 Selamat

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi peristiwa longsor yang terjadi di area tambang Gunung Kuda, Cirebon.

Pria yang akrab disapa KDM itu mengatakan, dirinya sudah mengetahui soal musibah longsor tersebut.

Bahkan menurut dirinya, area pertambangan tersebut sangat berbahaya. Hal itu diketahui karena ia pernah datang ke lokasi beberapa waktu lalu.

“Saya pernah ke penambangan galian c Gunungkuda. Saya melihat sangat berbahaya. Tidak memenuhi unsur keamanan pegawainya,” kata KDM, dikutip JABAR EKSPRES, Jumat (30/5).

Namun KDM tidak bisa berbuat banyak. Sebab saat itu ia tidak memiliki kewenangan apapun.

“Waktu itu saya tidak punya kapasitas apapun untuk menghentikan. Saat ini, saya mendapatkan kabar duka, lebih dari 10 orang tertimbun longsor di tambang tersebut,” bebernya.

0 Komentar