10 Penyebab Kucing Marah yang Perlu Catlovers Tahu!

kucing marah
Ilustrasi kucing marah (SUMBER FOTO: Freepik/freestockcenter)
0 Komentar

Jika kucing yang biasanya ramah tiba-tiba menjadi agresif, bisa jadi ada masalah kesehatan tersembunyi, seperti infeksi, arthritis, atau luka dalam. Disarankan untuk membawa kucing ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

5. Pengaruh Hormon

Kucing yang belum disterilkan atau dikebiri sering kali menunjukkan perilaku agresif, terutama selama musim kawin. Perubahan hormonal yang terjadi pada masa ini membuat mereka lebih dominan, teritorial, dan sensitif terhadap rangsangan. Selain itu, gangguan hormon seperti hipertiroidisme juga bisa memengaruhi suasana hati kucing, menyebabkan ledakan emosi yang tak terduga.

6. Trauma di Masa Lalu

Kucing yang pernah mengalami trauma, seperti kekerasan, penelantaran, atau kecelakaan, bisa menunjukkan perilaku defensif atau marah ketika mereka merasa berada dalam situasi yang mengingatkan pada pengalaman buruk tersebut.

Baca Juga:WHO: Sekitar 10.000 Jenazah Masih Tertimbun di Gaza, Ribuan Butuh Evakuasi MedisRupiah Melemah Terhadap Dolar AS pada 27 Mei 2025, Kisaran Rp16.240 – Rp16.300

Mungkin kucjng tersebut menjadi takut terhadap jenis suara tertentu, orang asing, atau bahkan gerakan tangan tertentu. Dalam kasus ini, pemilik harus lebih sabar dan menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih.

7. Frustrasi

Kucing juga bisa merasa frustrasi ketika keinginannya tidak terpenuhi. Contohnya, saat mereka tidak bisa mengakses makanan, mainan, atau tempat favorit, atau saat perhatian dari pemilik tidak sesuai harapan.

Frustrasi ini bisa berubah menjadi agresi, terutama jika mereka merasa terabaikan dalam jangka waktu lama.

8. Gangguan Neurologis

Meski jarang terjadi, gangguan sistem saraf atau ketidakseimbangan neurotransmiter di otak bisa menyebabkan perubahan perilaku ekstrem, termasuk kemarahan yang tidak terduga. Kondisi ini memerlukan penanganan medis dan diagnosa dari dokter hewan spesialis.

9. Kepribadian Alami Kucing

Seperti manusia, setiap kucing memiliki kepribadian yang berbeda. Ada kucing yang secara alami lebih tenang dan penyayang, ada juga yang lebih tertutup dan sensitif.

Kucing dengan kepribadian pemalu atau mudah gelisah cenderung lebih cepat marah jika merasa terganggu atau dipaksa berinteraksi.

10. Faktor Lingkungan Tambahan

Faktor lingkungan seperti tempat tidur yang tidak nyaman, ruangan terlalu panas atau dingin, serta terlalu banyak hewan peliharaan lain di satu rumah dapat memicu stres dan perilaku agresif. Kucing sangat menghargai ruang pribadi, dan gangguan berulang bisa membuat mereka mudah tersinggung.

0 Komentar