WHO: Sekitar 10.000 Jenazah Masih Tertimbun di Gaza, Ribuan Butuh Evakuasi Medis

0 Komentar

JABAR EKSPRES – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sekitar 10.000 jenazah warga Palestina masih tertimbun di bawah puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan militer Israel di Jalur Gaza. Informasi ini disampaikan oleh Direktur Regional WHO untuk kawasan Mediterania Timur, Hanan Balkhi, dalam pernyataan resminya pada Senin (26/5).

“Diperkirakan masih ada 10.000 orang yang terkubur di bawah bangunan yang ambruk,” ujar Balkhi.

Selain korban jiwa yang belum dievakuasi, WHO juga mencatat masih terdapat sedikitnya 15.000 warga Gaza yang membutuhkan evakuasi medis segera. Hingga saat ini, lebih dari 7.500 orang telah berhasil dipindahkan untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang mendesak.

Baca Juga:Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS pada 27 Mei 2025, Kisaran Rp16.240 – Rp16.300Tips dan Trik Jual Koin Melati dengan Harga Tinggi, Capai 45 Juta!

“Diperkirakan masih ada 10.000 orang yang terkubur di bawah bangunan yang ambruk,” katanya.

“Kami juga terus meminta dan mendorong berulang kali supaya mengizinkan masuk truk … hampir 51 truk menunggu di perbatasan untuk masuk dengan semua bentuk bantuan,” kata dia.

Namun, menurut Balkhi, tanggapan dari pihak Zionis Israel terhadap permintaan WHO agar bantuan medis diizinkan masuk ke wilayah Gaza masih jauh dari harapan.

“Komunikasi berlanjut, permohonan terus diajukan, tapi responsnya jauh dari memuaskan,” ujarnya.

PBB melaporkan bahwa hanya sembilan truk bantuan yang berhasil masuk sejak Maret, dan menyebut jumlah itu tidak signifikan jika dibandingkan dengan besarnya kebutuhan warga Gaza. Mereka menyamakan bantuan yang diberikan seperti “setetes air di lautan”.

0 Komentar