Kelebihan dan Kekurangan Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid, Motor Hybrid Irit untuk Harian

Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid
0 Komentar

Tersedia pegangan belakang (behel) yang cukup lebar. Ini sangat berguna saat pembonceng membawa tas ransel, karena bisa disandarkan untuk mengurangi beban pundak.

Yang paling unik, motor ini memiliki dua tingkat footstep pembonceng: satu untuk orang dewasa dan satu lagi untuk anak-anak. Jika kaki anak belum cukup panjang untuk menapak di footstep bawah, tersedia footstep tambahan yang lebih tinggi. Ini membuat posisi duduk lebih nyaman dan aman.

Siku kaki pembonceng juga tidak terlalu menekuk karena bentuk footstep-nya dibuat seperti huruf “L”. Rileks dan tidak membuat cepat lelah.

Baca Juga:Bongkar Aplikasi Pinjaman Aman Indonesia: Mencatut Nama Pinjol Legal, Tapi IlegalWaspada! Aplikasi RAI Janjikan Keuntungan Besar Secara Instan Berpotensi Scam

  1. Suspensi Empuk Tapi Perlu Catatan

Suspensi depan dan belakang motor ini cukup empuk. Namun, perasaan berkendara antara depan dan belakang sedikit berbeda. Suspensi depan terasa agak keras, terutama saat melewati lubang dalam atau speed trap tinggi.

Hal ini karena jarak main suspensi depan hanya 90 mm (9 cm), sehingga saat menghantam permukaan yang tidak rata, suspensi cepat mentok dan menimbulkan rasa keras.

Banyak orang berkomentar, “Wah, suspensi depan Fazzio terasa keras.” Padahal sebenarnya bukan keras, tetapi justru empuk—hanya saja karena terlalu empuk, jadi terasa mentok ketika dipakai. Nah, motor ini memiliki karakter suspensi yang serupa, baik di bagian depan maupun belakang. Suspensi belakangnya terasa cukup nyaman saat digunakan sendiri, tetapi ketika dipakai berboncengan, memang terkadang terasa sedikit mentok.

  1. Suspensi Depan yang Terasa Keras

Lalu bagaimana solusinya agar suspensi depan tidak terasa terlalu keras? Menurut kami, yang paling penting adalah memperhatikan tekanan angin ban. Pada motor ini, tekanan angin depan dan belakang berbeda cukup signifikan. Ban belakang disarankan 33 PSI, seperti motor-motor pada umumnya.

Namun, untuk ban depan, tekanan yang direkomendasikan hanya 22 PSI. Sekilas memang terdengar seperti ban kurang angin, tetapi saat kami coba dengan tekanan tepat 22 PSI, ternyata hasilnya cukup nyaman saat melewati jalan-jalan komplek. Namun, tentu saja, saat melewati jalan yang rusak parah, rasa nyaman itu akan berkurang—sesuai karakter motor matik kecil pada umumnya, dengan jarak main suspensi yang tidak terlalu panjang.

0 Komentar