Dari sisi performa, Gear lama memang lebih bertenaga di atas kertas, dengan tenaga lebih besar 1 HP. Namun, untuk torsi, Gear baru sedikit unggul. Saat digunakan di jalan, Gear lama terasa lebih responsif dari putaran bawah hingga atas, sedangkan Gear baru lebih kalem. Namun, mengingat motor ini dirancang untuk commuting harian, karakter kalem justru lebih sesuai.
Jika dibandingkan dengan Yamaha Fazzio yang menggunakan mesin serupa, ada perbedaan pada mapping pengapian dan sistem injeksi bahan bakarnya, yang membuat performa Gear Ultima sedikit lebih baik. Ini sesuai dengan peruntukannya sebagai motor pekerja harian, bukan hanya untuk gaya.
CVT-nya pun didesain lebih pendek, yang membuat distribusi torsi dari mesin ke roda belakang menjadi lebih maksimal. Throttle body-nya juga lebih kecil dibanding versi lama, yang membuat torsi di putaran bawah lebih terasa.
Baca Juga:Bongkar Aplikasi Pinjaman Aman Indonesia: Mencatut Nama Pinjol Legal, Tapi IlegalWaspada! Aplikasi RAI Janjikan Keuntungan Besar Secara Instan Berpotensi Scam
Sebagai catatan, motor ini masih memiliki getaran-getaran kecil khas Yamaha. Suara mesinnya pun terdengar cukup agresif, tetapi masih dalam batas toleransi.
Posisi Berkendara Nyaman untuk Harian
Salah satu keunggulan utama dari motor ini adalah posisi berkendaranya yang sangat nyaman. Dibandingkan dengan Honda Beat, beberapa aspek pada Gear Ultima terasa lebih ergonomis.
Misalnya, pijakan kaki atau dek-nya dibuat tidak terlalu tinggi, sehingga posisi duduk terasa rileks. Bentuknya seperti huruf “L”, membuat kaki lebih leluasa, bahkan bagi pengendara dengan tinggi badan di atas rata-rata.
Setang kemudinya tidak terlalu tinggi, dan joknya terasa empuk meski tidak terlalu tebal. Dalam pengujian perjalanan sejauh 50 km tanpa henti, jok ini tetap nyaman dan tidak membuat pegal. Tinggi joknya hanya 750 mm, sangat ramah untuk pengendara dengan tinggi badan 165 cm; kedua kaki bisa menapak sempurna.
Kenyamanan Pembonceng Dipikirkan dengan Matang
Karena motor ini ditujukan untuk keperluan harian—seperti mengantar istri atau anak—kenyamanan pembonceng juga diperhatikan. Jok bagian belakang justru lebih tebal dibanding bagian depan, dan ukurannya cukup lebar dan panjang.
