Dari Cimahi Menembus Dunia, 31 Alumni StiKes Budi Luhur Siap Mengabdi di Luar Negeri

Salah satu alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (StiKes) Budi Luhur Cimahi.
Salah satu alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (StiKes) Budi Luhur Cimahi.
0 Komentar

“Alhamdulillah gak jadi beban dan senang bisa kuliah di sana,” sambung Fahrul.

Selepas lulus, jalan Fahrul belum berhenti. Ia melanjutkan pelatihan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad), memperdalam dasar-dasar bahasa dan budaya Jepang. Setelah itu, ia kembali ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Sumedang untuk memperkuat kompetensi.

“Jadi saya diarahkan merapat ke Unpad dan belajar selama lebih dari satu bulan. Alhamdulillah, saya punya basic tentang Jepang di sana,” tuturnya.

Baca Juga:Pemkab Bogor Resmi Meluncurkan Program Desa Digital, Dorong Ekonomi Lokal Berbasis TeknologiTiga Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

Di LPK Sumedang dia belajar dan memahami apa itu Jepang dan bahasanya,” sambung Fahrul.

Alasan Fahrul memilih Jepang sebagai tujuan bukan semata karena beasiswa atau ketertarikan budaya. Ia punya misi lebih dalam: ingin mendalami sistem perawatan lansia dan teknologi keperawatan di negeri tersebut.

Kini, Fahrul telah dikontrak selama tiga tahun untuk bekerja di Jepang dan berencana memperpanjang masa tinggalnya demi terus belajar dan berkontribusi di bidang keperawatan internasional.

“Jadi memang saya berencana tinggal lama di sana,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Ketua StiKes Budi Luhur Cimahi, Sri Wahyuni, mengungkapkan, keberangkatan 31 alumni ke luar negeri menjadi capaian besar bagi institusinya, terutama karena banyak dari mereka adalah penerima beasiswa KIP.

“Hari ini memang kegiatannya ada dua, ada kegiatan angkat janji untuk mahasiswa tingkat I. Jadi, di pertama kali mereka akan praktik di rumah sakit, mereka harus diangkat janji dulu,” kata Sri.

Menurutnya, janji tersebut penting karena sejak memasuki dunia pelayanan kesehatan, para mahasiswa sudah harus memegang teguh etika profesi, termasuk tidak membocorkan rahasia pasien dan memperlakukan pasien secara adil.

0 Komentar