Senada dengan itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia pada kesempatan terpisah menegaskan bahwa seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang aktif, baik di dalam maupun luar negeri, memiliki hak yang sama untuk memperoleh manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Santunan ini merupakan hak almarhum sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Kami hadir untuk memastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan tidak menanggung beban sendiri. Inilah fungsi dari jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai payung perlindungan di tengah risiko kehidupan,” ucap Roswita.
Sinergi Lintas Kementerian dan Lembaga
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, KP2MI, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Seoul, serta berbagai pihak yang memastikan pemulangan jenazah berjalan lancar hingga ke rumah duka di Dusun Campursari, Desa Tegalombo, Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah.
Baca Juga:Pendidikan Militer Siswa ala KDM Tak Masuk RPJMD, DPRD Jabar Pertanyakan Sumber Anggaran Rp6 MLapor ke Prabowo, Ojol Se-Jabar Tolak Rencana Merger Grab-Goto
Penyerahan manfaat Jaminan Kematian ini menjadi penegasan atas pentingnya perlindungan menyeluruh terhadap pekerja, terutama PMI yang berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional. BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas jangkauan peserta PMI agar seluruhnya dapat bekerja dengan keras di negeri orang, namun tetap bebas cemas akan risiko yang mungkin timbul saat bekerja.
Ditempat berbeda Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Bojongsoang Rizal Dariakusumah menyampaikan turut belasungkawa atas wafatnya Musthakfirin dan menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh PMI.
“Peristiwa ini merupakan bentuk hadirnya negara lewat BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja, agar dapat bekerja dengan aman dan tenang. Tidak hanya pekerja PMI, seluruh pekerjan di Indonesia baik formal ataupun informal harus sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan yang melindungi mereka dari berbagai risiko yang ada,” tutup Rizal. (bbs)
