JABAR EKSPRES – Ada banyak jenis batu akik atau batu mulia yang tersebar di berbagai dunia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Namun dari banyak jenis batu akik tersebut, ada dua yang cukup terkenal di berbagai belahan dunia yakni merah delima dan safir.
Baik batu akik merah delima dan safir, kedua batu ini kerapkali diidentifikasi sebagai satu jenis yang sama.
Baca Juga:Persib Bandung Dikabarkan Incar Pemain PSIS Semarang4 Pemain Persib Bakal Absen saat Laga Lawan Persita Tangerang
Melansir dari buku berjudul Kitab Batu Mulia, dua batu ini memang sama-sama varian dari korundum yang berbeda dari segi warna.
Korundum merah kemudian disebut dengan merah delima, sedangkan korundum lain yang disebut dengan safir.
Lantas, bagaimana perbandingan antara batu merah delima vs safir tersebut? mana yang lebih baik?
Perbandingan Merah Delima vs Safir
Karena sama-sama varian korundum, kedua batu ini cenderung memiliki banyak kesamaan satu sama lainnya.
Seperti misalnya untuk skala kekerasan, merah delima dan safir sama-sama memiliki skala kekerasan di angka 9 mohs.
Angka 9 mohs ini terbilang menjadi skala yang paling tinggi untuk batu akik, karena di angka 10 mohs dipegang oleh berlian.
Cara pembentukan kedua batu ini juga sama, bisa dilakukan dengan cara di-cutting layaknya berlian atau tidak di-cutting.
Baca Juga:Begini Cara Mengecek Keaslian Batu Akik, Hati-hati Batu SintetisFull Emas! Ini 5 Uang Kuno Paling Dicari Kolektor
Meski banyak kesamaan, tetapi ada perbedaan antara batu merah delima dan safir ini dari segi negara penghasil dan harga yang pernah dibanderol.
Untuk merah delima, negara yang menjadi penghasil terbesarnya adalah Burma, Sri Lanka, Tanzania, Mozambik, Madagaskar, dan Vietnam.
Sementara safir, negara yang menjadi penghasilnya adalah India, Burma, Sri Lanka, Australia, Thailand, dan yang lainnya.
Kemudian untuk harga, salah satu delima termahal yang pernah dilelanng adalah delima Burma senilai kurang lebih Rp90 miliar.
Sedangkan salah satu safir termahal yang pernah dilelang dan terjual di angka sangat fantastis mencapai kurang lebih Rp22o miliar.
Dari segi harga, safir ternyata memiliki riwayat lebih baik karena pernah terjual dengan harga yang sangat fantastis.*
