JABAR EKSPRES – Succulent atau sukulen adalah jenis tanaman hias yang populer karena bentuknya yang unik, cara merawat yang relatif mudah, serta kemampuannya menyimpan air di daun, batang, atau akarnya.
Namun, meski terkenal tahan banting, succulent tetap membutuhkan perhatian dan perawatan yang tepat agar bisa tumbuh sehat dan tampil cantik. Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai cara merawat tanaman hias succulent yang bisa Anda terapkan di rumah.
Tips dan Trik Merawat Succulent
1. Berikan Pencahayaan yang Cukup
Salah satu kebutuhan utama succulent adalah cahaya matahari. Idealnya, succulent membutuhkan sekitar 6 jam sinar matahari setiap hari. Namun, penting untuk membedakan antara tanaman yang sudah tumbuh stabil dan yang baru ditanam.
Baca Juga:Intip 6 Keunggulan Samsung Galaxy S24, Masih Worth It Dipakai?Dulu Viral, Sekarang Uang Rp 75.000 Tembus Harga Fantastis! Ini Cara Jual-Belinya!
Untuk succulent baru, sinar matahari langsung bisa menyebabkan daun terbakar. Oleh karena itu, sebaiknya letakkan tanaman di tempat yang mendapat cahaya tidak langsung, seperti di dekat jendela dengan tirai tipis yang bisa menyaring sinar matahari. Jika ditanam di luar ruangan, pilih lokasi yang teduh namun tetap terang.
2. Penyiraman yang Tepat dan Bijak
Kesalahan umum dalam merawat succulent adalah penyiraman yang terlalu sering. Tanaman ini sangat sensitif terhadap kelembaban berlebih karena akarnya mudah membusuk jika terlalu lama tergenang air.
Cara terbaiknya, yaitu menyiram saat media tanam benar-benar kering. Untuk tanaman indoor, biasanya penyiraman dilakukan setiap 1 hingga 2 minggu sekali, tergantung kondisi lingkungan.
Saat menyiram, pastikan hanya bagian tanah yang dibasahi, bukan daunnya. Siram hingga air mengalir keluar dari lubang drainase di pot, dan hindari menyemprot daun karena dapat menyebabkan bercak dan mempercepat pembusukan.
3. Gunakan Pot dengan Drainase Baik
Pot dengan lubang drainase adalah hal wajib dalam menanam succulent. Tanpa drainase, air akan tertahan di dalam pot dan menyebabkan akar busuk.
Pot berbahan terakota atau tanah liat sangat direkomendasikan karena mampu menyerap kelembaban berlebih dan menjaga sirkulasi udara di sekitar akar. Selain itu, bentuk pot juga sebaiknya disesuaikan dengan ukuran tanaman agar tidak terlalu besar, karena media tanam yang berlebihan bisa menyimpan kelembaban lebih lama.
