Batu Akik Kalimaya
Batu akik Kalimaya adalah batu mulia yang hanya ditemukan di wilayah Banten, khususnya di dua kecamatan di Kabupaten Lebak, yaitu Kecamatan Maja dan Sajira, yang terletak sekitar 2 kilometer dari Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak.
Kelebihan batu Kalimaya terletak pada kemampuannya memantulkan berbagai warna indah secara bersamaan, seperti merah delima, zamrud, topas, kecubung, bahkan warna-warna cerah dari permata lainnya. Karena keindahannya ini, batu Kalimaya dijuluki sebagai “Queen of the Gems” atau ratunya batu permata.
Harga batu Kalimaya dibanderol mulai dari Rp150.000 hingga Rp25.000.000, tergantung pada tingkat “jarong” atau kilau warna yang tampak pada permukaannya. Semakin banyak jarong yang muncul, semakin tinggi pula nilai jualnya.
Baca Juga:10 Rekomendasi Wisata di Pangandaran Selain Pantainya yang Eksotis5 Tablet Android Rp2 Jutaan Spek Canggih Keluaran Terbaru Saat Ini
Batu Bacan
Batu Bacan sering dijuluki sebagai “batu giok Indonesia” dan merupakan salah satu batu akik yang paling banyak diminati, terutama saat tren batu akik sedang populer. Dalam istilah ilmiah, batu Bacan dikenal dengan nama chrysocolla. Jenis Bacan yang berkualitas tinggi sangat diminati oleh para kolektor batu mulia.
Nama Bacan diambil dari nama Pulau Bacan, tempat di mana batu ini diperjualbelikan. Pulau tersebut berada di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Pada masa lalu, batu ini bahkan digunakan sebagai perhiasan penting oleh para bangsawan dan kesultanan di wilayah Bacan, Jailolo, Tidore, dan Ternate.
Harga batu Bacan sangat bervariasi, tergantung pada tingkat kejernihan kristal dan keunikan warna batu tersebut. Batu Bacan berkualitas tinggi bisa dijual hingga puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah, sedangkan jenis biasa umumnya dibanderol mulai dari Rp150.000.
