Untuk menambah kepercayaan publik, OMC mengklaim bekerja sama dengan merek-merek mewah seperti Aston Martin, Dior, Adidas, hingga Hermes. Namun, tidak ada bukti valid yang menunjukkan kemitraan resmi. Tugas rating yang diberikan hanya menampilkan nama-nama toko secara acak untuk membangun kesan eksklusif, padahal semuanya hanyalah fiktif.
Perlu diingat, skema Ponzi seperti OMC tidak bertahan lama. Ketika tidak ada lagi pengguna baru yang menyetor uang, maka aplikasi akan kabur. Uang yang diklaim sebagai “keuntungan” sejatinya berasal dari kerugian orang lain. Artinya, siapa pun yang mendapat uang dari aplikasi ini, secara tidak langsung mengambil hak milik orang lain yang tertipu lebih dulu.
Aplikasi OMC memiliki semua ciri khas aplikasi investasi bodong: tidak ada verifikasi, menjanjikan keuntungan besar dari tugas sepele, menampilkan klaim kerja sama palsu, serta menggunakan berbagai drama untuk memperlambat pencairan dana. Jika saat ini Anda masih aktif di aplikasi ini, segera hentikan! Jangan menunggu hingga aplikasi benar-benar scam dan dana Anda menguap begitu saja.
Baca Juga:Ini 3 Uang Kuno ini dijual dengan Harga Fantastis Hampir Rp100 juta Bisa Jadi Modal Usaha di 2025Begini Cara Dapat Rp30.000 dari Aplikasi Game Penghasil Saldo Dana, Terbukti Langsung Masuk!
Bagikan informasi ini kepada keluarga, teman, dan kerabat Anda agar tidak menjadi korban selanjutnya. Jangan tertipu oleh janji manis yang sebenarnya adalah jebakan licik. Uang yang diperoleh dari penipuan bukanlah rezeki, melainkan bumerang yang bisa melukai banyak orang.
