“Untuk keseluruhan, dana yang disiapkan sebesar Rp16,9 triliun untuk revitalisasi satuan pendidikan dan Rp2 triliun untuk digitalisasi smart classroom, sehingga anak-anak dapat belajar dengan menyenangkan dan semangat untuk generasi Indonesia Emas,” terangnya.
Ia menekankan, langkah tersebut merupakan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan Indonesia.
“Sesuai arahan Pak Presiden, sejak enam bulan kami melaksanakan amanah di Kemendikdasmen. Atas dukungan Bapak Presiden, semua instansi kementerian Kabinet Merah Putih, serta partisipasi masyarakat, kami telah memulai dan terus melakukan langkah strategis dalam memajukan pendidikan,” tutur Abdul Mu’ti.
Baca Juga:Peringati WFPD 2025, AJI Bandung Perkuat Jaringan Organisasi Masyarakat SipilKolam Lele di Dalam Lapas, Upaya Mandiri WBP Ciptakan Ketahanan Pangan
Pihaknya berharap program ini ke depan bisa direalisasikan dengan maksimal dan segera terwujud.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa Presiden menitipkan pesan untuk Kota Bogor, yakni menuntaskan program-program yang digagasnya.
“Dalam peluncuran ini, Presiden memberikan pesan agar berbagai program yang telah dicanangkan dapat direspons dan dijalankan oleh pemerintah daerah dengan sebaik-baiknya dan secara maksimal,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga mendorong semua pemerintah daerah untuk bersama-sama merencanakan langkah yang tepat sejalan dengan Asta Cita dan memikirkan berbagai aspek posif dan negatifnya sebuah kebijakan serta menghitung untung ruginya bagi masyarakat.
“Jangan menerapkan prinsip ‘kumaha engke’ tapi prinsip yang benar adalah ‘engke kumaha’,” tukas Dedie. (YUD)
