Uang ini terbilang ikonik yang memiliki desain orangutan yang merupakan hewan khas Kalimantan Timur, dengan perpaduan warna hijau yang menonjolkan kekayaan alam dan budaya Indonesia menjadi daya tarik utama bagi para kolektor.
3. Rp 1.000 Biru – Danau Toba & Lompat Batu Nias
Uang kertas ini juga banyak diburu karena desainnya yang menampilkan Danau Toba dan budaya lompat batu dari Nias. Harga koleksi uang ini bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per lembar, tergantung pada kondisi uang dan permintaan di pasar koleksi.
4. Rp 5.000 Krem – Sasando & Danau Kelimutu
Pecahan Rp 5.000 keluaran awal tahun 90-an ini menampilkan alat musik tradisional Sasando dan Danau Kelimutu yang ikonik. Untuk menemukan uang ini cukup langka dalam kondisi sempurna, sehingga harga koleksinya dapat menembus jutaan rupiah, terutama jika memiliki nilai historis atau keunikan tertentu seperti nomor seri cantik.
Baca Juga:Jadi Incaran Kolektor, Intip Harga Terkini Uang Kertas KunoPresiden Serbia Tetap Hadiri Parade Rusia Meski Dapat Peringatan dari Uni Eropa
5. Rp 10.000 Ungu – Hamengku Buwono IX & Candi Borobudur
Terakhir, pecahan Rp 10.000 dari seri ini menampilkan tokoh nasional Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Candi Borobudur. Kombinasi tokoh berpengaruh dan situs warisan budaya menjadikan uang ini sangat menarik bagi kolektor, yang harganya bisa mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per lembar.
Tips Jual Beli Uang Kuno Tahun 90-an
Perlu diketahui sebelum jual beli uang kuno tahun 90-an ini, kamu harus mengetahui mulai dari kondisi uang, kelangkaan, permintaan pasar, maupun trending mengenai uang tersebut.
Nilai koleksi uang kuno ditentukan oleh beberapa faktor penting seperti kelangkaan, tahun emisi, kondisi fisik, desain, dan gambar tokoh. Uang yang langka, tua, dan dalam kondisi sempurna (uncirculated) biasanya dihargai lebih tinggi, terutama jika memiliki sertifikasi.
Permintaan pasar juga memengaruhi harga, apalagi jika uang tersebut sedang tren di kalangan kolektor. Saat ini, masyarakat bisa dengan mudah mengakses dan membeli uang kuno di berbagai marketplace online, atau melalui komunitas kolektor secara langsung atau daring.
