Lebih lanjut ia mengatakan, untuk kemajuan Tenis meja Bandung Barat membutuhkan perhatian dari semua unsur baik dari pemerintah daerah maupun pihak swasta.
“Intinya itu semua tidak bisa dikerjakan oleh PTMSI sendiri, perlu betul-betul dukungan dan perhatian dari pemerintah, pengusaha maupun perusahaan besar di KBB,” tutur Nanang.
Kemudian, terkait pembiayaan ia mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa terus-menerus mengandalkan bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Bandung Barat.
Baca Juga:BYD Klaim Bisa Atasi Gangguan Ormas, Benarkah?Disdik Kota Cimahi Larang Siswa Bawa HP ke Sekolah : Demi Konsentrasi Belajar
Untuk itu, Nanang menyarankan pemerintah daerah agar dapat memberikan arahan kepada perusahaan-perusahaan besar yang tersebar di wilayahnya, untuk dapat memperhatikan para cabang olahraga.
“Tidak mungkin terus mengandalkan dana APBD. Sebetulnya pak bupati tinggal menyentil perusahaan-perusahaan untuk peduli terhadap tenis meja dan apabila peduli kami juga seluruh pengurus,atlet dan klub tenismeja yang ada di kbb akan siap membantu mempromosikan produk-produk mereka,” tandasnya. (Wit)
