Penyebab Harga BBM Malaysia Lebih Murah dari Indonesia

Penyebab Harga BBM Malaysia Lebih Murah
0 Komentar

Bahkan, beberapa tahun lalu, pemerintah sempat merencanakan pengurangan subsidi bahan bakar dengan alasan untuk mengurangi beban negara dan mengalihkan anggaran subsidi tersebut ke sektor pendidikan dan kesehatan. Dari sini saja sudah terlihat bahwa visi dan misi antara Indonesia dan Malaysia sangat berbeda.

Mengapa bisa berbeda, padahal secara geografis dan budaya, kita adalah bangsa serumpun yang seharusnya memiliki pola pikir yang serupa?

Ternyata, fokus utama pembangunan kedua negara memang berbeda. Malaysia menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi dengan menjadikan subsidi sebagai salah satu prioritas utama. Sementara itu, di Indonesia, fokus pemerintah lebih banyak diarahkan kepada pembiayaan birokrasi, termasuk belanja untuk para pejabat negara.

Baca Juga:Cara Dapat Uang Lewat Giveaway Rans Entertainment, Penipuan Atau Terbukti Membayar?Link DANA Kaget Spesial Akhir Juni Penuh Kejutan, Ambil Saldo Gratis Ini!

Hal lain yang membuat harga bahan bakar di Malaysia jauh lebih murah adalah kebijakan perpajakan. Karena ada subsidi langsung untuk BBM, maka pajak yang dikenakan di Malaysia relatif lebih rendah.

Sebaliknya, di Indonesia, pajak untuk BBM dikenakan secara berlapis. Maksudnya bagaimana?

Harga BBM di Indonesia dibebankan dengan berbagai jenis pajak, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan cukai yang ditentukan oleh masing-masing daerah. Lapisan pajak ini secara langsung membuat harga BBM di Indonesia menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan Malaysia, yang memiliki beban pajak lebih rendah pada bahan bakar.

Selain itu, kilang minyak juga memainkan peran penting dalam menentukan harga BBM. Kilang minyak adalah fasilitas industri yang mengolah minyak mentah menjadi berbagai produk bahan bakar seperti bensin, solar, avtur, dan LPG. Efisiensi kilang minyak memiliki pengaruh langsung terhadap biaya produksi BBM—semakin efisien sebuah kilang, maka semakin rendah pula biaya produksinya.

Jika dibandingkan, kilang minyak di Malaysia secara umum jauh lebih modern dan efisien dibandingkan kilang-kilang di Indonesia. Mengapa bisa demikian?

Saat ini, Indonesia memiliki enam kilang minyak utama yang dioperasikan oleh Pertamina. Kilang-kilang tersebut adalah:

  1. Kilang Dumai di Riau
  2. Kilang Plaju di Sumatera Selatan
  3. Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur
  4. Kilang Cilacap di Jawa Tengah
  5. Kilang Balongan di Jawa Barat
  6. Kilang Kasim di Papua Barat
0 Komentar