JABAR EKSPRES – Bencana banjir bercampur lumpur di Kampung Cibeber Hilir, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga terjadii akibat adanya alih fungsi lahan menjadi perumahan.
Berdasarkan informasi dari warga terdampak banjir di Kampung Cibeber Hilir RT 02 dan 03, keberadaan perumahan The Awani Residence 3. Kondisinya bertambah parah ketika dibangun pemakaman DT Memorial Park yang berjarak sekitar 3 kilometer dari perkampungan penduduk.
Melihat kondisi itu, warga melayangkan protes kepada aparat desa maupun kecamatan, namun tak kunjung ada tindak lanjut.
Baca Juga:WALHI Jabar: Degradasi Lahan Hulu Jadi Biang Banjir Bandung TimurSiloam Hospitals Raih 5 Penghargaan Internasional di Healthcare Asia Awards 2025
“Kejadian terakhir, saat terjadi hujan deras pada Jumat (11/4) sekitar pukul 13.30 WIB. Menyebabkan Sungai Cihaur meluap dan menggenangi pemukiman penduduk,” kata Ketua RT 02, Asep Tarsa (58), saat dihubungi, Selasa (15/4/2025).
Dikatakan Asep, banjir selain merendam 8 rumah milik warga. Bencana itu juga merendam sawah seluas 5.000 meter persegi.
“Banjir besar seperti yang sekarang terjadi, semenjak dibangun perumahan The Awani Residence 3. Kondisinya bertambah parah ketika dibangun pemakaman DT Memorial Park yang berjarak sekitar 3 kilometer dari perkampungan penduduk,” sambungnya.
Ia menyebut semenjak adanya pembangunan di kawasan hulu, selokan yang melintas di Kampung Cibeber Hilir menjadi dangkal. Sebelumnya, memiliki kedalaman sampai 1 meter tapi sekarang hanya tinggal sejengkal tangan.
“Setiap hujan turun pasti membawa tanah yang berasal dari kedua proyek tersebut dan masuk ke selokan. Jadinya, terjadi sedimentasi atau pendangkalan sehingga ketika turun hujan, sekalipun kecil air dari selokan menggenangi perkampungan,” ungkapnya.
Asep menyayangkan Lambatnya respons dari pengembang termasuk pemerintah. Sehingga saluran air atau selokan kondisinya semakin dangkal dan menyempit.
“Warga berharap, sebelum alat berat melakukan aktivitas pematangan lahan tolong perbaiki saluran air. Tapi gak direspon, alat berat sudah bekerja. Akibatnya, manakala hujan turun terjadi run off dimana air hujan membawa material tanah turun ke bawah masuk ke selokan. Buktinya banjir yang terjadi airnya kecoklatan karena memang membawa lapisan tanah yang terkikis,” tuturnya.
