Begitupun dengan perumahan Awani Residence 3 sebelumnya pada 2021 pernah ditutup, tiba-tiba sekarang sudah dibangun.
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo pernah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengkaji ulang proyek pembangunan perumahan Awani Residence 3.
Pasalnya, lokasi proyek pembangunan perumahan yang berada di Kampung Cibeber Hilir, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar itu berada di bawah Bukit Palasari dengan potensi bencana longsor yang cukup tinggi.
Baca Juga:WALHI Jabar: Degradasi Lahan Hulu Jadi Biang Banjir Bandung TimurSiloam Hospitals Raih 5 Penghargaan Internasional di Healthcare Asia Awards 2025
“Perumahan Awani mulai dibangun sejak 2021 dan sempat dihentikan. Sementara untuk pemakaman DT Memorial Park dibangun 2024, tapi belum mengantongi izin warga,” ungkapnya.
Banjir juga sampai ke daerah hilir, tepatnya di RW 02. Tidak hanya menggenangi pemukiman tapi juga jalan arteri yang menghubungkan antara Padalarang dengan Batujajar.
“Kami meminta semua pihak termasuk pemerintah untuk melakukan pembenahan dari hulu hingga ke hilir. Termasuk, menyediakan bak sampah dan memastikan aliran air dari sungai Cihaur bisa berjalan lancar,” tandasnya.
Menanggapi persoalan ini, Komisi III DPRD Bandung Barat, Pither Tjuandys menyebut sudah meninjau lokasi yang dikeluhkan oleh warga Kampung Cibeber Hilir.
Dalam tinjauan tersebut, politisi partai Demokrat itu menemukan adanya saluran air yang tersumbat sampah dan material lumpur dari daerah hulu.
“Dalam waktu dekat, gabungan Komisi DPRD KBB bakal melakukan pengecekan perizinan kepada pihak DT Memorial Park dan The Awani Residence 3. Menurut penuturan Kades Giriasih ada salah satu kawasan lahan yang sudah digunduli yang mengakibatkan hilangnya wilayah resapan air,” tuturnya.
