Alasan utamanya cukup jelas. pasar Indonesia dianggap sudah tidak lagi memberikan hasil yang cukup untuk menjaga bisnis tetap bertahan.
Padahal, selama bertahun-tahun Tupperware dikenal luas dan sangat dekat dengan kehidupan rumah tangga di Indonesia.
Bahkan, banyak yang menjadikan produk ini sebagai peluang usaha rumahan.
