JABAR EKSPRES – Jumlah pemudik Lebaran Idulfitri 2025/1446 Hijriah mengalami penurunan sebesar 4,6 persen. Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Jakarta.
Namun demikian, penurunan jumlah pemudik ini, kata dia, tidak mencerminkan tanda pelemahan ekonomi masyarakat secara nasional.
“Kalau saya ingin menyampaikan, mohon maaf kalau saya sedikit agak berbeda bahwa karena kami melihat penurunannya hanya sebesar 4,6 persen, saya rasa akan terlalu too early (terlalu awal), to jump conclusion (menyimpul) bahwa itu adalah indikasi ke ekonomi melemah,” ujarnya kepada awak media, dikutip Senin (14/4/2025).
Baca Juga:Fungsi Budgeting Kian Terkikis di Pergeseran Anggaran, Ini Kata DPRD!Adu Banteng dengan Mobil, Seorang Pengendara Motor Tewas di Jalan AH Nasution
“Saya rasa angkanya masih single digit, jadi saya tidak ingin berkesimpulan, karena angkanya penurunannya hanya 4,6 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masih diperlukan kajian lebih mendalam guna mengetahui apakah penurunan tersebut benar karena faktor ekonomi atau hanya disebabkan oleh preferensi masyarakat merayakan Lebaran di kota domisili.
“Kami belum melihat apakah memang itu indikasinya (penurunan daya beli masyarakat) atau memang masyarakat hanya ingin berlebaran di Jakarta saja,” ucapnya.
Ketika ditanya wartawan apakah penurunan jumlah pemudik disebabkan oleh penurunan daya beli masyarakat, Dudy meyakini bahwa penurunan yang tidak signifikan tersebut tidak terkait dengan penurunan daya beli.
