Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi menekankan pentingnya antisipasi bencana dalam proyek Eiger Camp seperti penanganan larian air (run off) agar tidak menimbulkan bencana banjir ke Cekungan Bandung. Mengingat aktivitas pembangunan proyek berada di Kawasan Bandung Utara.
“Yang penting implementasi dari perencanaan Zero Run Off. Kalau saya lihat memang sebagian sudah dilakukan. Ini penting dilaksanakan serius agar tak jadi kekhawatiran bencana kami,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur EIGER Adventure, Imanuel Wirajaya mengatakan pihaknya bakal mematuhi seluruh rekomendasi pemerintah terkait proyek Eiger Camp. Termasuk perubahan dokumen site plan yang saat ini tahapannya sedang berproses.
Baca Juga:Semangat Warga yang Belum Padam di SukahajiWali Kota Banjar Instruksikan Pegawai Bantu Lansia melalui Program ‘Nyaah ka Indung Bapa’
Dirinya mengatakan, ketidaksesuaian site plan proyek Eiger Camp terpaksa dilakukan dengan niat perlindungan tanaman teh masih produktif.
“Perubahan layout diarahkan ke area atas karena area bawah lebih diprioritaskan untuk lahan kebun teh produktif, yang kita kelola dan masih panen pucuk teh. Untuk perubahan site plan sebenarnya sudah kita tempuh tapi masih tahap proses,” tandasnya. (Wit)
