JABAR EKSPRES – Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai tahun ajaran 2025/2026 sebagai upaya pemerataan akses Pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem di seluruh Indonesia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini.
“Kami mendukung akselerasi Sekolah Rakyat dari sisi penyediaan guru, tenaga pendidik dan penguatan kelembagaan Sekolah Rakyat,” kata Rini dikutip dari ANTARA, Kamis (10/4).
Baca Juga:Presiden Prabowo Minta Kuota Impor Segera Dihapus, Ini Kata Kemendag!DPRD Jawa Barat Sorot Izin Eiger Camp di Kawasan Lindung Bandung Utara
Kementerian PANRB memiliki tugas terkait mobilitas aparatur sipil negara (ASN) untuk pemenuhan guru dan tenaga pendidik yang dibutuhkan.
Sementara, untuk dukungan kelembagaan, Kementerian PANRB akan menguatkan kelembagaan Sekolah Rakyat yang dikoordinasikan Kementerian Sosial.
“Saya terima kasih ibu Menteri, Bapak Wakil Menteri dan juga tim yang merespons dengan cepa tapa yang harus kita kerjakan. Salah satu diantaranya adalah tentang kelembagaan sekolah rakyat ini. Kami tentu akan menindaklanjuti saran-saran semua ketentuan yang ada dalam rangka memantapkan kelembagaan ini,” jelas Gus Ipul, sapaan akrab Mensos.
Ia mengatakan Presiden Prabowo meminta agar program ini terus dimatangkan dan bisa mencakup sebanyak mungkin daerah.
