JABAR EKSPRES – Perwakilan warga di Purwaharja, Kota Banjar, mendatangi kantor pengelola Tempat Pengolahan Sampah Sementara (TPS) Kamisama, Rabu (9/4/2025), menuntut pertanggungjawaban atas pelayanan sampah yang terabaikan selama hampir seminggu.
Protes ini menyoroti kegagalan perusahaan swasta dalam memenuhi kewajiban meski telah menarik iuran bulanan dari 2.000 lebih pelanggan.
Kamisama mengakui kelalaian tersebut, namun beralasan bahwa pendapatan dari 2.000 pelanggan belum cukup menutupi biaya operasional.
Baca Juga:Tugu Adipura Baru Diperbaiki Usai Diprotes WargaDiperiksa 2 Jam, Bupati Indramayu Terima 43 Pertanyaan Terkait Liburannya ke Jepang
Masalah semakin pelik setelah terungkap bahwa Kamisama menunggak retribusi bulanan ke Pemerintah Kota Banjar, perusahaan mengaku tidak mampu membayar karena pendapatan jauh di bawah target.
“Ini indikasi mis manajemen akut, mereka mengorbankan kepentingan publik demi keuntungan pribadi,” kritik seorang warga yang ikut protes.
