Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Barat Berangsur Turun!

Harga pangan di Bandung Barat satu pekan pasca Hari Raya Idulfitri berangsur turun. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Harga pangan di Bandung Barat satu pekan pasca Hari Raya Idulfitri berangsur turun. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Penurunan ini menurutnya masih fluktuatif, karena harga telur bisa berubah setiap hari. Namun secara umum, Ujang menilai kondisi pasokan lebih baik dari sebelumnya.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini lebih aman harganya. Sekarang mulai turun. Mungkin dua minggu lagi bisa turun lagi menjelang Idul Adha,” ungkapnya.

Sementara untuk harga bahan pokok lainnya seperti daging ayam dan daging sapi masih bertahan di angka yang relatif tinggi.

Baca Juga:Minta Revitalisasi Cepat Dilakukan, Sejumlah Pedagang Pasar Parakanmuncang Datangi Kantor DPRD SumedangTeras Cihampelas Bakal Kembali Direvitalisasi, Tiga Aspek Berikut Jadi Perhatian Pemkot Bandung

Daging ayam misalnya, dikatakan Enung yang merupakan pedagang daging di Pasar Tagog Padalarang, masih dijual seharga Rp38.000 per kilogram. Daging sapi pun belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, tetap berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Minyak goreng juga masih stabil di harga Rp17.500 per liter, dan beras di angka Rp15.000 per kilogram.

“Bertahap turunnya untuk harga daging. Biasanya akan terus turun apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha nanti,” katanya.

Meski belum merata, penurunan harga beberapa komoditas penting ini, dikatakan Enung menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar dan masyarakat umum. Pasalnya, mereka bisa kembali bernapas sedikit lega, apalagi para pembeli dapat lebih menghemat anggaran belanja.

“Biasanya yang beli sedikit, tapi sekarang mulai kelihatan lagi dan mulai kembali normal. Mudah-mudahan harganya jadi stabil seperti hari-hari biasanya,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar