Anggota DPRD Jawa Barat Fetty Anggraenidini mengaku bangga melihat kekompakan dan kebersamaan yang dilakukan oleh PWI Kota Bogor, sehingga kegiatan yang sangat mulia ini bisa berlangsung dengan baik. Pihaknya juga mengaku akan selalu memberi dukungan terhadap kegaiatan PWI.
“Saya pun mengajak kepada semua baik itu pemerintah kota Bogor maupun DPRD Kota Bogor untuk berkolaborasi, bersinergi dalam membangun Jawa Barat, khusus Kota Bogor yang juga merupakan daerah pemilihan saya hingga terpilih di DPRD Jawa Barat,” ungkapnya.
Fetty juga turut mendoakan dengan bertambahnya usia PWI Kota Bogor yang kini ke-79 bisa makin matang dan bisa semakin dewasa, serta profesional dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga:Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2025, PKS Jabar Bangun 8 Titik PoskoPolresta Bandung dan Pemkab Cek Kualitas BBM di Jalur Mudik Lebaran
“Di tengah bulan suci Romadhon itu menjadi hari yang istimewa, semoga di bulan suci ini apa yang menjadi cita-cita kita bersama dapat dikabulkan Allah SWT. Apalagi di tengah acara ini kita mengundang banyak anak yatim dan dhuafa sebanyak 200 anak. Tetap kritis dan konstruktif serta selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, maka kita jadikan sinergi ini sebagai kekuatan dalam membangun Kota Bogor yang lebih baik,” jelasnya.
Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, bahwa kegiatan santunan ini sangatlah penting, sebab di bulan yang penuh berkah ini memang seharusnya insan manusia untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
“Sehingga dengan adanya buka puasa bersama yang diawali santunan anak yatim, kami dari Pemerintah Kota Bogor sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Kami do’akan apa yang sudah diberikan, harta yang kita sisihkan untuk anak-anak yatim ini menjadi pahala bagi kita semua,” ucap Jenal Mutaqin saat memberi sambutan di kegiatan bukber dan santunan anak yatim di Sekretariat PWI Kota Bogor.
Dia pun menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Bogor Dedie A Rachim tidak bisa hadir, beliau harus menghadiri kegiatan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna membahas persoalan jalan amblas di Batutulis. Ia meminta kepada semua pihak, terlebih kepada para penguna jalan dan masyarakat sekitar untuk bersabar.
