JABAR EKSPRES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan pasokan ketersediaan daging cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 2025.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengatakan, ketersediaan melimpah tidak hanya daging sapi maupun ayam, telur juga dipastikan aman pada momen Lebaran tahun ini.
“Meski antara kebutuhan dan ketersediaan daging sapi minus -0,28 ton, tetapi stok sapi BX siap potong di Bandung Barat cukup banyak,” katanya.
Baca Juga:Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Kabupaten Bogor Dipangkas 50 PersenBUMD Bakal Diaudit, Dedi Mulyadi Tekankan Seleksi Terbuka Pimpinan dan Tak Titip Tim Sukses
“Bandung Barat memiliki dua perusahaan penggemukan (feadlot) sapi impor, yaitu PT Sapi Liar dengan stok 476 ekor, dan PT Cabs memiliki stok 500 ekor,” imbuhnya.
Sementara itu, untuk ketersediaan daging ayam ras cukup untuk kebutuhan Ramadan sampai Idulfitri. Tercatat total kebutuhan daging ayam ras sebanyak 2.947, 28 ton sedangkan kebutuhan 2.947, 01 ton.
“Dengan demikian untuk daging ayam surplus 0,26 ton. Surplus juga terjadi pada telur ayam ras. Di mana stoknya mencapai 2.235, 97 ton, sementara kebutuhannya sampai Idulfitri mencapai 2.235, 96 ton sehingga surplus 0,02 ton,” katanya.
Ia mengimbau, kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan terhadap daging ayam, daging sapi, maupun telur.
“Alhamdulillah di Bandung Barat stok atau ketersediaannya aman,” tandasnya. (Wit)
