Pasar Takjil Pusdai Masih Jadi Primadona Warga Bandung

Masyarakat berburu takjil di depan Masjid Pusdai, Kota Bandung.(son)
Masyarakat berburu takjil di depan Masjid Pusdai, Kota Bandung.(son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ramadan telah tiba, dan fenomena tahunan di sepanjang jalan depan Masjid Pusdai kembali meramaikan suasana. Pasar takjil yang selalu menjadi rujukan utama bagi warga Bandung untuk berburu takjil buka puasa hadir kembali.

Salah seorang warga, Gina Fadhilah, mengungkapkan bahwa ia sengaja datang ke kawasan ini untuk mencari menu buka puasa. “Saya beli es cendol dan mendoan. Tadi habis olahraga, langsung ke sini,” ujarnya. Gina menyukai tempat ini karena banyak pilihan pedagang, sehingga ia bisa membeli takjil sesuai selera. “Harganya juga terjangkau, seperti membeli di PKL pada umumnya,” tambah Mukti, warga lainnya yang juga mencari takjil di kawasan tersebut.

Ramainya pembeli tentu menjadi berkah tersendiri bagi pedagang. Beberapa pedagang musiman pun berdatangan untuk mencari rezeki. “Kalau dibilang untung, ya lumayan. Asalkan nggak hujan, penjualan pasti laris,” kata Zahra, pedagang es buah musiman yang ikut berjualan di sana.

Baca Juga:Minim Solusi, Pemkot Bogor Terus Dorong Penanganan Cepat Longsor di BatutulisJalan Rusak Akibat Proyek Pipa Pertamina, Kecelakaan Fatal Hantui Warga Banjar

Selain berburu takjil, warga juga dapat mengisi waktu ngabuburit di kawasan tersebut. Salah satu alternatifnya adalah naik kuda tunggang atau delman yang biasa mangkal di salah satu sudut selatan jalan. Tarif untuk kuda tunggang mulai dari Rp 15 ribu, sementara tarif delman untuk anak-anak adalah Rp 3 ribu dan dewasa Rp 6 ribu. Kuda atau delman tersebut akan mengajak pengunjung berkeliling di sekitar jalan masjid. (son)

0 Komentar