JABAR EKSPRES – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso jamin pasokan dan pengawasan distribusi MinyaKita dalam menghadapi Puasa Ramadan dan Lebaran 2025.
“Dalam menghadapi puasa hingga Lebaran 2025, Kementerian Perdagangan terus berkolaborasi dengan struktur terkait dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut. Yang pertama, menjamin pasokan dan pengawasan distribusi MinyaKita,” ujar Budi Santoso, dikutip dari ANTARA, Senin (3/3).
Dalam Rapat Koordinasi Terbatas atau Rakortas yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menkopangan) disepakati antara lain, harga MinyaKita di pasar rakyat atau tradisional tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET).
Baca Juga:Pemkot Bandung Klaim Kawasan Bebas Sampah di Kota Kembang Terus Alami Peningkatan Terungkap! Ini Peran Abi Auliya dalam Kasus Pembunuhan di Subang
“Kami sudah memanggil seluruh produsen dan mereka sepakat untuk memasok dua kali lipat,” ujar Budi Santoso.
Distribusi dan penyaluran MinyaKita difokuskan pada pengece di pasar seluruh Indonesia.
Menteri Korodinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah akan membanjiri pasar dengan stok minyak goreng atau MinyaKita sebanyak dua kali lipat pada periode Ramadan dan Lebaran 2025.
Zulkifli mengatakan hal ini dilakukan untuk memastikan harga MinyaKita tidak naik pada saat puasa dan hari raya.
Selain itu, stok barang kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula pasir, daging, susu, telur, bawang merah, bawang putih, elpiji dan garam juga dipastikan aman.
