Kapan Awal 1 Ramadhan 1446 H? Ini Ketentuan Hilal Muhammadiyah dan NU

Kapan Awal 1 Ramadhan 1446 H? Ini Ketentuan Hilal Muhammadiyah dan NU
Kapan Awal 1 Ramadhan 1446 H? Ini Ketentuan Hilal Muhammadiyah dan NU
0 Komentar

Perbedaan Penetapan Awal Ramadhan: Muhammadiyah vs NU

Perbedaan utama dalam menentukan awal Ramadhan antara Muhammadiyah dan NU terletak pada metode yang digunakan.

Muhammadiyah menggunakan wujudul hilal, yang mengacu pada kriteria ketika hilal sudah terlihat jelas di atas ufuk saat matahari terbenam.

Berdasarkan perhitungan wujudul hilal, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, tanpa menunggu hasil rukyatul hilal.

Baca Juga:Info Pencairan Bansos KLJ, KAJ, KPDJ Bagi Warga DKI Jakarta, Cek Ini Jadwal TerbarunyaKapan iPhone 16 Siap Beredar di Pasar Indonesia? Ini Kesepakatan Pemerintah dan Apple

Di sisi lain, NU dan pemerintah lebih mengutamakan hisab dan rukyah sebagai metode konfirmasi.

NU menunggu hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan di wilayah Aceh untuk memutuskan awal Ramadhan secara resmi.

Hal ini berpotensi menyebabkan perbedaan penentuan awal puasa di beberapa wilayah, terutama jika hilal tidak dapat dilihat di sebagian besar Indonesia, kecuali Aceh.

Ijtimak atau konjungsi, yang menjadi penanda awal bulan, akan terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 07:45:14 WIB.

Berdasarkan pengamatan, hilal pada saat tersebut memiliki ketinggian mar’ie sekitar +3 derajat 49 menit, dengan elongasi hilal haqiqi sekitar 6 derajat 06 menit.

Data ini menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria imkanur rukyah, karena ketinggiannya belum cukup untuk dapat dilihat secara langsung.

Sementara itu, untuk wilayah lain seperti Kota Merauke di Papua Selatan, parameter hilal terendah tercatat pada +2 derajat 52 menit, yang berarti hilal di wilayah tersebut juga tidak memenuhi kriteria imkanur rukyah.

Baca Juga:Cara Dapat Tukar Uang Baru 2025 di Kas Keliling BI, Cek Jadwal dan Lokasi PenukaranIntip Cara Telkom Perkuat Ekosistem AI melalui IndigoHub dan IndigoSpace

Potensi Beda Awal Ramadhan 1446 H

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, perbedaan antara metode Muhammadiyah dan NU berpotensi menyebabkan awal Ramadhan 1446 H jatuh pada tanggal yang berbeda.

Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Maret 2025 sebagai awal puasa berdasarkan wujudul hilal, sedangkan NU masih menunggu hasil rukyatul hilal di Aceh.

Jika hilal dapat teramati di Aceh pada 28 Februari 2025, maka seluruh Indonesia akan memulai Ramadhan pada 1 Maret 2025.

Namun, jika tidak ada pengamatan hilal yang valid, NU akan mengambil keputusan istikmal dan menggeser awal Ramadhan ke 2 Maret 2025.

0 Komentar