JABAR EKSPRES – Jelang penentuan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, trend kenaikan penumpang mulai terjadi di Terminal Type A, Leuwipanjang Kota Bandung.
Bahkan, diakui kepala Terminal Leuwipanjang Kota Bandung, Asep Hidayat, trend kenaikan masyarakat yang bakal meninggalkan Kota Bandung menyentuh angka 10-20 persen.
“Kemarin ada sedikit lonjakan 10 sampai 20 persen. Diprediksi lonjakan bakal kembali terjadi hari ini, setelah jumatan,” katanya saat dihubungi via telfon, Jumat (28/2).
Baca Juga:Perayaan HUT ke-22 Kota Banjar Minim Partisipasi PublikTruk ODOL dan Sopir Tak Terlatih: KNKT Desak Pemerintah Tegakkan Hukum dan Edukasi Pengemudi
Asep menyebut, Kawasan Sukabumi jadi tujuan terbanyak penumpang bus di Terminal Leuwipanjang. Adapun daerah lainnya meliputi Karawang, Bekasi, Cibinong dan Tangerang. Bahkan sempat terjadi penumpukan penumpang imbas keterlambatan angkutan bus.
“Yang sangat menonjol Sukabumi, sempat ada penumpukan karena keterlambatan bus jurusan Sukabumi,” ujarnya
“Cuman pembelian tiket ke arah barat juga menonjol. Kebanyakan Jabodetabek ya. Tapi tetep yang paling banyak itu ke Sukabumi,” tambahnya.
Asep menyebut, jumlah armada bus yang diberangkatkan dalam momen munggahan ramadhan tahun ini sebanyak 350 unit.
Maka dari itu, dirinya memastikan, dalam momentum ini tak ada kenaikan sedikitpun terkait tarif tiket bus di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung.
“Kita berangkatkan total 350 bus, dan itu sudah mencukupi untuk seluruh keberangkatan yang ada di terminal Leuwipanjang,” pungkasnya.(Dam)
