Berpotensi Tak Bisa Teramati, Begini Kata BMKG Soal Pantauan Hilal 1 Ramadan 1446 H di Bandung

Ist. Proses pemantauan hilal penetapan 1 Ramdhan beberapa waktu lalu.
Ist. Proses pemantauan hilal penetapan 1 Ramdhan beberapa waktu lalu.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, mengungkapkan bahwa hilal 1 Ramadhan 1446 Hijriyah berpotensi tidak akan teramati pada saat proses pemantauan tanggal 28 Februari 2025.

Alasannya menurut Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, karena sebagian besar cuaca di wilayah Kota Bandung khususnya di tanggal 28 Februari ini, sebagian besar akan mengalami kondisi hujan dengan intensitas ringan hingga malam.

“Sehingga hilal berpotensi tidak dapat teramati,” ucapnya melalui keterangan yang diterima (28/2).

Baca Juga:Program Bantuan 3 Juta Rumah di Kota Banjar Butuh Sinkronisasi Data dan Realita LapanganDedie Rachim: Presiden Prabowo Jadikan Kota Bogor Percontohan Tata Kota

Selain cuaca, potensi hilal tidak teramati di Kota Badung juga, dikarenakan saat matahari terbenam sekitar pukul 18.09 WIB, diperkirakan ketinggian hilal akan berada 4 derajat 1,93’, elogasi 6 derajat 0,71’, fraksi iluminasi 0,20 persen, dan umur bulan 10,41 jam.

Meski begitu, Teguh mengungkapkan pemantauan hilal 1 Ramadhan 1446 Hijriyah ini akan tetap dilaksanakan. Bahkan rencananya, BMKG menurutnya akan melakukan pengamatan di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) dengan menggunakan teleskop yang dipadukan dengan teknologi informasi.

“Sehingga kecerlangan cahaya hilal bakal direkam oleh detektor yang dipasang pada teleskop, dan secara secara otomatis mengikuti berubahnya posisi bulan di ufuk barat. Dan data tersebut akan langsung dikirim ke server di BMKG Pusat secara online,” imbuhnya

Maka dengan adanya hal ini, teguh menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk menunggu hasil hasil keputusan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1446 Hijriyah setelah adanya pemantauan hilal.

“Untuk mengawali bulan Ramadhan 1446 H (2025 M), dimohon umat islam menunggu
hasil keputusan sidang isbat yang akan diumumkan pada tanggal 28 Februari 2025 malam,” pungkasnya

(San).

0 Komentar