JABAR EKSPRES – Duel klasik akan mempertemukan Persebaya Surabaya vs Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-25 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (1/3/2025).
Laga ini dipastikan berlangsung seru, sebab kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk mengamankan posisi klasemen.
Persebaya yang saat ini mengumpulkan 41 poin sangat butuh kemenangan untuk bisa menyalip Dewa United di peringkat kedua.
Baca Juga:BMKG Lakukan Analisa Cuaca, Musim Hujan Masih Berpotensi Guyur Kabupaten BandungPerbaikan Jalan Dimulai, Pemkot Bandung Minta Warga Aktif Melapor
Tim berjuluk Bajul Ijo tidak boleh kalah dikandang, apalagi ada tuntunan dari manajemen terhadap pelatih Paul Munster harus meninggalkan klub bila kalah dari Maung Bandung.
Di sisi lain, Persib juga tidak mau mengalah begitu saja. Sebab mereka membutuhkan kemenangan agar menjauh dari kejaran Dewa United. Pangeran Biru saat ini mengoleksi 51 poin, unggul 8 poin dari Banten Warriors.
Guna mengamankan tiga poin di GBT, pelatih Persib, Bojan Hodak pun bakal menyiapkan program adaptasi khusus. Itu karena cuaca di Surabaya lebih panas dari Bandung.
Bojan meminta anak asuhnya untuk cepat beradaptasi dengan cuaca panas, seperti layaknya partai tandang ke Jakarta atau Bali.
“Memang selalu menjadi tantangan. Ketika kami pergi ke sana, suhu udaranya jauh lebih panas dibandingkan di Bandung. Di sini (Bandung), udara masih cenderung dingin. Jadi, ketika kami bermain di kota-kota dengan suhu lebih tinggi, kami harus beradaptasi dengan kondisi tersebut,” kata Hodak.
Selain faktor cuara, tantangan lain juga akan di hadapi lantaran laga klasik ini digelar pada bulan suci Ramadan.
Tim kebanggaan Bobotoh itu kini menyesuaikan jadwal latihan yang digelar malam hari agar kondisi mereka terbiasa dengan ritme yang baru.
Baca Juga:Kasus Dugaan Oplosan Pertamax Memantik Amarah Warga, Pemerintah Diminta Tegas!Terganjal Efisiensi, Pemkab Bandung Barat Berikan Fasilitas Penunjang Kepala Daerah Secara Bertahap
“Meski begitu, dalam beberapa hari pertama puasa, pasti ada tantangan karena tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri,” ucapnya.
Kendati demikian, Bojan berharap anak asuhnya bisa menjalani adaptasi dengan baik. Seperti halnya tahun lalu, pemain tetap bisa menjalani puasa dan menjalani pertandingan dengan baik.
“Jika melihat pengalaman tahun lalu, semuanya berjalan dengan baik selama Ramadan, jadi saya rasa tahun ini juga tidak akan ada masalah besar,” pungkasnya.
