Seriusi Permasalahan Sampah, Pemkot Bandung Targetkan 430 Ton Perhari Selesai Lewat Metode Ini!

Foto Ilustrasi mesin insinerator : Pemkot Bandung menilai langkah ini mampu menyelesaikan penangan sampah sebanyak 430 ton perhari. (Dimas / Jabar Ekspres)
Foto Ilustrasi mesin insinerator : Pemkot Bandung menilai langkah ini mampu menyelesaikan penangan sampah sebanyak 430 ton perhari. (Dimas / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mulai terapkan mekanisme terkait penyelesaian sampah di Kota Kembang. Diketahui, saat ini terdapat 136 titik timbulan sampah yang harus segera diselesaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Erwin mengungkapkan, penyelesaian persoalan sampah bakal dilakukan lewat metode pemusnahan. Mekanisme tersebut dinilai mampu menyelesaikan urgensi 430 sampah yang belum tertangani Pemkot Bandung, imbas terhentinya kerjasama dengan Pemkab Garut terkait pembuangan sampah ke TPA Pasirbajing.

“Ya ini, targetnya kan 430 ton perhari. Tapi, kan alatnya juga belum siap semua. Tapi, itu proses sampai 3 bulan ke depan, tahapannya,” paparnya.

Baca Juga:Ledakan Pengunjung Pasca-Pandemi, Saung Angklung Udjo BangkitTradisi Unik di Ciamis, Pembaruan Diri Menyambut Ramadan

Kendati demikian, Erwin menilai Kota Bandung masih akan melakukan pembuangan sampah ke TPA Sarimukti. Hal tersebut berkenaan dengan jumlah sampah harian Kota Kembang sebanyak 1.496,3 ton perhari.

“Tapi, tetap pembuangan sampah ke TPA Sarimukti masih berjalan. Kita ini setiap hari timbulan sampahnya sekitar 1.496,3 ton per hari. Nah, yang masih belum tertangani itu ada sekitar 400 ton-an. Nah, itulah yang mungkin kita cari solusi untuk dimusnahkan,” pungkasnya. (Dam)

0 Komentar