Sampaikan Pidato Politik, Prabowo: Kita Harus Mau Dikritik

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato politik di hadapan ribuan kader, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (15/2). Foto: Regi / Jabar Ekspres
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato politik di hadapan ribuan kader, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (15/2). Foto: Regi / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan, kabinet yang berada bersama di pemerintahannya harus siap menerima kritik.

Mulanya, dia menyatakan, seluruh elit pemerintah harus mau bekerja sama untuk kemajuan negara. Kata Prabowo, bersatu tidak harus semua masuk ke dalam pemerintahan.

“Kita harus mau diawasi, kita harus mau koreksi, kita harus mau dikritik,” jelasnya.

Baca Juga:Polda Jabar Akui Sempat Kesulitan Identifikasi Dua Korban Laka Maut GT CiawiPrabowo Teriakan ‘Hidup Jokowi’ di Hadapan Ribuan Kader Partai Gerindra

Kendati begitu, Presiden ke-8 RI itu mengucapkan, bagi mereka yang ingin menyampaikan kritik harus dengan benar dan tidak berdasarkan dendam.

“Kemarin sembahyang jumat, khotibnya luar biasa di tempat saya kemaren antara lain dikatakanlah bahwa Allah SWT tidak akan merestui orang yang punya dendam di hatinya,” sambungnya.

Diketahui, Prabowo mengundang seluruh Ketua Partai Politik yang ada di Indonesia untuk menghadiri puncak percayaan hari lahir ke-17 Partai Gerindra.

Selain mengundang ketua partai, Presiden ke-8 RI juga mengundang Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Berdasarkan pantauan, Prabowo duduk di antara Jokowi dan Wapres ke-13 Gibran Rakabuming Raka.

0 Komentar