“Perjuangan ini bukan hanya soal mempertahankan tanah, tetapi juga hak atas ruang hidup. Jika kami diam, praktik mafia tanah akan terus merajalela,” ujar salah satu perwakilan warga dalam orasinya.
Meski sidang belum bisa dihadiri langsung, warga Dago Elos menegaskan mereka akan terus mengawal kasus ini. “Kami tidak akan berhenti sampai hak atas tanah ini benar-benar diakui dan mafia tanah dibasmi tuntas!” seru mereka.
