Untuk ke-19 kalinya, perhelatan Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF-CGM) mewarnai indahnya kebersamaan dalam keberagaman lintas umat beragama melalui ajang seni dan budaya.
YUDHA PRANANDA, Kota Bogor, Jabar Ekspres
Pesta rakyat dalam satu hari, menjadi kiasan yang pas dalam setiap pelaksanaan Cap Go Meh di Kota Bogor. Ribuan masyarakat dari berbagai lapisan rela berjibun, tumpah ruah di sepanjang Jalan Suryakencana – Jalan Siliwangi hanya untuk menyaksikan beragam pertunjukan.
Seakan haus hiburan, mereka rela berdesakan demi menyaksikan pertunjukan seni dan budaya dari 27 daerah di Indonesia dan mancanegara yang berlangsung sekitar 5 jam nonstop dari sore hingga malam hari.
Baca Juga:LS-Vinus: Rudy Susmanto & Jaro Ade, Harapan Baru bagi Bogor Jelang 100 Hari PemerintahanRapat Perdana Tim Transisi Jeje Ritchie dengan Pemkab Bandung Barat, Bahas Sinkronisasi Program
BSF CGM tahun ini berlangsung spektakuler pada Rabu (12/2) dengan melibatkan 77 sanggar budaya dari berbagai daerah yang ditampilkan dalam parade seni. Seperti liong barongsai, marching band, ogoh-ogoh, marawis, ragam tarian, musik tradisional, serta pertunjukan khas dari berbagai suku dan etnis hingga beragam kuliner di sepanjang Jalan Suryakencana.
Tak hanya itu, penampilan internasional dari Taiwan dan China turut memperkaya nuansa budaya dalam perayaan ini.
Salah satu atraksi utama yang menjadi daya tarik pengunjung adalah rangkaian joli, dengan 18 joli yang diarak dalam prosesi budaya.
Selain itu, parade 34 barong dalam rangkaian liong barong menambah kemegahan acara, menarik perhatian masyarakat yang memenuhi sepanjang jalur festival.
“Sejak awal acara, masyarakat tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan, terutama saat pembukaan dan parade barong, yang selalu menjadi salah satu atraksi favorit,” kata Ketua Panitia BSF-CGM 2025, Arifin Himawan.
Dengan kemegahan dan keberagaman seni yang ditampilkan, CGM-BSF 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang budaya yang tidak hanya menjadi kebanggaan Kota Bogor, tetapi juga bagian dari perayaan seni berskala nasional dan internasional.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengakui bahwa kegiatan ini benar-benar mencerminkan keberagaman.
Baca Juga:Bapenda Kabupaten Bandung Pasang Spanduk Peringatan di Tiga Tempat Usaha Nakal yang Tak Bayar PajakSilaturahmi dengan Dedi Mulyadi, Nisya Ahmad Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah di Jawa Barat
“Ini betul-betul keberagaman dan kebersamaan kita menikmati Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dipertahankan,” ujarnya saat menghadiri BSF-CGM 2025.
