Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, dapat menunjukkan bahwa budaya adalah penghubung yang menyatukan kita semua.
“Seiring dengan semangat Cap Go Meh, mari kita bangun kebersamaan, toleransi, dan gotong-royong dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” tuturnya.
Bahkan ia menilai, perayaan ini bukan hanya untuk mengikat tali persaudaraan, tapi juga merupakan cerminan keragaman budaya yang ada di Kota Bogor. Semua bergabung menjadi satu, tidak memandang suku, bangsa, agama, dan kelompok masyarakat.
Baca Juga:LS-Vinus: Rudy Susmanto & Jaro Ade, Harapan Baru bagi Bogor Jelang 100 Hari PemerintahanRapat Perdana Tim Transisi Jeje Ritchie dengan Pemkab Bandung Barat, Bahas Sinkronisasi Program
“Kota yang penuh keragaman, kota penuh toleransi, kota penuh kolaborasi. Mari kita hargai dan rayakan perbedaan melalui acara BSF-CGM Festival ini. Kita berharap dapat semakin mempererat hubungan antara kelompok masyarakat,” harapnya.
Hery menambahkan, selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan budaya dan tradisi Indonesia kepada generasi muda.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk saling mengenal, saling menghargai budaya satu sama lain, serta mempererat hubungan antarumat beragama dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (YUD)
