194 Orang MD Akibat Jalur Tambang di Parung Panjang Tak Terealisasi, Pemprov Janji Beri Uang Duka Rp100 Juta

Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi saat memberikan tanggapan kepada wartawan seusai rapat koordinasi perihal jalur tambang Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/2). Foto : Regi
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi saat memberikan tanggapan kepada wartawan seusai rapat koordinasi perihal jalur tambang Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/2). Foto : Regi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi menyampaikan, sebanyak 194 orang telah meninggal dunia dalam enam tahun terakhir di Jalur Tambang Parung Panjang.

“194 orang (meninggal), enam tahun terakhir,” kata Dedi Mulyadi kepada awak media di The Alana Hotel dalam rangka Rapat Koordinasi penanganan Jalan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/2).

Ia berjanji, akan memberikan uang duka kepada para keluarga korban tersebut dengan nilai Rp50 hingga Rp100 juta tiap orangnya.

Baca Juga:APK PAUD Kota Banjar Tertinggi se-Jawa Barat, Namun Kualitas Pendidikan Masih jadi SorotanPastikan Bogor Street Festival CapGoMeh Berlangsung Tertib dan Aman, Ini Kata Salpol PP

Jalur Tambang tersebut, melintasi wilayah Cigudeg, Rumpin, dan terdapat juga pada kawasan perbatasan dengan Kabupaten Tangerang Banten, tepatnya di Jalan Raya Mohammad Toha, Parungpanjang.

Diketahuhi, Dedi Mulyadi telah melakukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Rudy-Ade membahas jalur tambang.

Pada unggahan akun Instagram pribadi @dedimulyadi71, dia menargetkan permasalahan jalan tambang harus selesai pada 2026 mendatang.

“Gini saya engga mau pusing, jalan tambang 2026 selesai. Saya yang tanggung jawab,” kata Dedi dalam video tersebut.

0 Komentar