JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna berencana akan membenahi Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dengan Fokus pada kemampuan dan kualitas Pendidikan.
“Dan kedepannya kita akan merevitalisasi supaya menjadikan performance dan tempat pendidikan sarana pendidikan Kabupaten Bandung saya tidak mau lagi ada kelas pagi, siang dan sore, nggak mau. Pokoknya semua harus belajar pagi,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna di Soreang, Senin (10/2/2025).
Kang DS sapaan akrabnya menyoroti juga terkait masalah Pendidikan yang sering memberatkan orang tua.
Baca Juga:Soal Wacana Larangan Study Tour, Bupati Bandung Siapkan Tempat Edukasi untuk SiswaCipta Kondisi, Satuan Narkoba Polresta Bandung Amankan Ribuan Botol Miras di Soreang
Selain itu, Kang DS juga mendukung adanya wacana larangan study tour sekolah-sekolah oleh Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi.
Terlebih melihat kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Bandung masih terbilang rendah dengan rata-rata per kapita sekitar Rp 11 juta per tahun.
“Ya, kalau saya melihat kondisi orang tua saat ini dengan punten contohnya di Kabupaten Bandung daya beli masyarakatnya ini kan baru Rp11.000.000 per kapita. Artinya masih dalam konteks kebutuhannya dasar. Nah, memang tidak semua anak orang tuanya ada yang kaya, menengah ke atas dan lainnya,” ujarnya saat ditemui di Soreang, Senin (10/2/2025).
