Puasa Sya’ban, Apa Harus Dilakukan Setiap Hari Seperti Rosulullah?

ILUSTRASI menjalankan puasa di Bulan Sya'ban. (Freepik)
ILUSTRASI menjalankan puasa di Bulan Sya'ban. (Freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki Bulan Sya’ban yang paling identik dengan bulan ini adalah persiapan puasa menjelang Ramadhan, ada yang menyebut umat muslim harus mengikuti Rosulullah untuk puasa setiap hari selama satu bulan penuh.

Namun ada pula pendapat yang mengatakan hal tersebut tidaklah wajib, meski kita dianjurkan mengikuti sunah yang dicontohkan Rosulullah.

Lalu apakah benar Rosulullah selalu menjalankan puasa sya’ban setiap hari selama Bulan Sya’ban? Hal ini dibenarkan oleh sebuah hadits.

Baca Juga:Cukup  Siapkan KTP,  Saldo Dana Gratis  Hingga Rp750.000 siap CAIR ke akun EWalletHadiah Pengguna Baru  Cair Rp156.395 Saldo Gratis, Modal Rebahan Doang, Begini Caranya

Hadits yang menyebutkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa sebulan penuh diriwayatkan oleh Aisyah Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha,

لم يكن النبي ﷺ يصوم شهرا أكثر من شعبان فإنه كان يصوم شعبان كله

Tidaklah Nabi ﷺ banyak berpuasa dari bulan-bulan yang ada melebihi bulan Sya’ban karena beliau berpuasa selama sebulan penuh.” (HR. Al-Bukhari 1970 dan Muslim 1156)

Para ulama memahami makna hadits Aisyah di atas terbagi menjadi dua pendapat,

– Pendapat pertama, adakalanya beliau berpuasa sebulan penuh di bulan Sya’ban pada sebagian tahun, adakalanya beliau berpuasa sebagian besar harinya di bulan Sya’ban pada tahun yang lain.

P- endapat kedua, maknanya beliau berpuasa di sebagian besar harinya pada bulan Sya’ban.

Pendapat kedua yang tampaknya lebih kuat disamping pendapat ini disepakati oleh para ulama yang berbeda pendapat.

Dalilnya riwayat Aisyah Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha,

ولا صام شهرا كاملا غير رمضان

“Dan beliau ﷺ tidaklah berpuasa sebulan penuh dengan sempurna selain bulan Ramadhan.” (HR. Muslim 746)

Baca Juga:Dream Team Astra Honda Siap Lanjutkan Dominasi di Asia, Bibit Unggul Dibina ke EropaTidak Perlu Khawatir, Stasiun Bandung Menyediakan Berbagai Fasilitas Pelayanan Untuk Pelanggan, Termasuk Fasilitas Toilet Yang Juga Diperhatikan

Di kalangan Arab ungkapan, “yashuumu syahra kullah” (ia berpuasa sebulan penuh) yaitu orang yang hari-harinya banyak diisi dengan puasa seakan-akan dia berpuasa penuh sebulan.

Pendapat ini yang disampaikan oleh Al-Hafidzh Ibnu Hajar Al-Asqalani Asy-Syafii setelah mengompromikan riwayat-riwayatnya beliau rahimahullah berkata,

أي كان يصوم معظمه ونقل عن الترمذي عن ابن المبارك أنه قال : جائز في كلام العرب إذا صام أكثر الشهر أن يقول صام الشهر كله

“Maknanya bahwa Nabi ﷺ berpuasa pada kebanyakan harinya di bulan Sya’ban. Dinukilkan dari At-Tirmidzi, dari Ibnul Mubarak, bahwa ia berkata, “Di kalangan Arab seseorang boleh dikatakan kalau si Fulan berpuasa sebulan penuh karena kebanyakan harinya diisi dengan puasa.” (Fat-hul Bari 5/347)

Menjalankan puasa setiap hari selama di Bulan sya’ban tidaklah dilarang, boleh dilakukan jika memang ingin meneladani Rosulullah, namun hal ini tidak lantas menjadi wajib, karena Rosul sendiri juga tidak selalu menjalankannya setiap tahun.

0 Komentar